Budidaya Sengon intensif



Albasia
Albizia falcataria (L.) Fosberg
Sinonim
Albizia falcata (L.) Backer
Albizia moluccana Miq.




Nama umum
Indonesia:Albasia, [jeungjing, albu (Sunda)], sengon laut, sengon sabrang, salawaku
Inggris:Molucca albizia, Indonesia albizia, white albizia
Melayu:Batai, kayu macis
Pilipina:Falkata
Albizia falcataria
Albasia

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Rosidae
                         Ordo: Fabales
                             Famili: Fabaceae (suku polong-polongan)
                                 Genus: Albizia
                                     Spesies: Albizia falcataria (L.) Fosberg


Kerabat Dekat
KedindingWangka
sumber plantamor.com
Budidaya Sengon
Botani Sengon
Sengon dalam bahasa latin disebut Albazia Falcataria, termasuk famili Fabaceae , keluarga petai – petaian. Di Indonesia, sengon memiliki beberapa nama daerah seperti berikut :
Jawa :jeunjing, jeunjing laut (sunda), kalbi, sengon landi, sengon laut, atau sengon sabrang (jawa). Maluku : seja (Ambon), sikat (Banda), tawa (Ternate), dan gosui (Tidore)
Bagian terpenting yang mempunyai nilai ekonomi pada tanaman sengon adalah kayunya. Pohonnya dapat mencapai tinggi sekitar 30–45 meter dengan diameter batang sekitar 70 – 80 cm. Bentuk batang sengon bulat dan tidak berbanir. Kulit luarnya berwarna putih atau kelabu, tidak beralur dan tidak mengelupas. Berat jenis kayu rata-rata 0,33 dan termasuk kelas awet IV - V.
Kayu sengon digunakan untuk tiang bangunan rumah, papan peti kemas, peti kas, perabotan rumah tangga, pagar, tangkai dan kotak korek api, pulp, kertas dan lain-lainnya.
Tajuk tanaman sengon berbentuk menyerupai payung dengan rimbun daun yang tidak terlalu lebat. Daun sengon tersusun majemuk menyirip ganda dengan anak daunnya kecil-kecil dan mudah rontok. Warna daun sengon hijau pupus, berfungsi untuk memasak makanan dan sekaligus sebagai penyerap nitrogen dan karbon dioksida dari udara bebas.
Sengon memiliki akar tunggang yang cukup kuat menembus kedalam tanah, akar rambutnya tidak terlalu besar, tidak rimbun dan tidak menonjol kepermukaan tanah. Akar rambutnya berfungsi untuk menyimpan zat nitrogen, oleh karena itu tanah disekitar pohon sengon menjadi subur.
Dengan sifat-sifat kelebihan yang dimiliki sengon, maka banyak pohon sengon ditanam ditepi kawasan yang mudah terkena erosi dan menjadi salah satu kebijakan pemerintah melalui DEPHUTBUN untuk menggalakan ‘Sengonisasi’ di sekitar daerah aliran sungai (DAS) di Jawa, Bali dan Sumatra.
Bunga tanaman sengon tersusun dalam bentuk malai berukuran sekitar 0,5 – 1 cm, berwarna putih kekuning-kuningan dan sedikit berbulu. Setiap kuntum bunga mekar terdiri dari bunga jantan dan bunga betina, dengan cara penyerbukan yang dibantu oleh angin atau serangga.
Buah sengon berbentuk polong, pipih, tipis, dan panjangnya sekitar 6 – 12 cm. Setiap polong buah berisi 15 – 30 biji. Bentuk biji mirip perisai kecil dan jika sudah tua biji akan berwarna coklat kehitaman,agak keras, dan berlilin.
Habitat Sengon
Tanah
Tanaman Sengon dapat tumbuh baik pada tanah regosol, aluvial, dan latosol yang bertekstur lempung berpasir atau lempung berdebu dengan kemasaman tanah sekitar pH 6-7.
Iklim
Ketinggian tempat yang optimal untuk tanaman sengon antara 0 – 800 m dpl. Walapun demikian tanaman sengon ini masih dapat tumbuh sampai ketinggian 1500 m di atas permukaan laut. Sengon termasuk jenis tanaman tropis, sehingga untuk tumbuhnya memerlukan suhu sekitar 18 ° – 27 °C.
Curah Hujan
Curah hujan mempunyai beberapa fungsi untuk tanaman, diantaranya sebagai pelarut zat nutrisi, pembentuk gula dan pati, sarana transpor hara dalam tanaman, pertumbuhan sel dan pembentukan enzim, dan menjaga stabilitas suhu. Tanaman sengon membutuhkan batas curah hujan minimum yang sesuai, yaitu 15 hari hujan dalam 4 bulan terkering, namun juga tidak terlalu basah, dan memiliki curah hujan tahunan yang berkisar antara 2000 – 4000 mm.
Kelembaban
Kelembaban juga mempengaruhi setiap tanaman. Reaksi setiap tanaman terhadap kelembaban tergantung pada jenis tanaman itu sendiri. Tanaman sengon membutuhkan kelembaban sekitar 50%-75%.
Keragaman Penggunaan dan Manfaat Kayu sengon
Pohon sengon merupakan pohon yang serba guna. Dari mulai daun hingga perakarannya dapat dimanfaatkan untuk beragam keperluan.
Daun
Daun Sengon, sebagaimana famili Mimosaceae lainnya merupakan pakan ternak yang sangat baik dan mengandung protein tinggi. Jenis ternak seperti sapi, kerbau, dfan kambingmenyukai daun sengon tersebut.
Perakaran
Sistem perakaran sengon banyak mengandung nodul akar sebagai hasil simbiosis dengan bakteri Rhizobium. Hal ini menguntungkan bagi akar dan sekitarnya. Keberadaan nodul akar dapat membantu porositas tanah dan openyediaan unsur nitrogen dalam tanah. Dengan demikian pohon sengon dapat membuat tanah disekitarnya menjadi lebih subur. Selanjutnya tanah ini dapat ditanami dengan tanaman palawija sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani penggarapnya.
Kayu
Bagian yang memberikan manfaat yang paling besar dari pohon sengon adalah batang kayunya. Dengan harga yang cukup menggiurkan saat ini sengon banyak diusahakan untuk berbagai keperluan dalam bentuk kayu olahan berupa papan papan dengan ukuran tertentu sebagai bahan baku pembuat peti, papan penyekat, pengecoran semen dalam kontruksi, industri korek api, pensil, papan partikel, bahan baku industri pulp kertas dll. Sumber
Pembibitan Sengon
a) Benih
Pada umumnya tanaman sengon diperbanyak dengan bijinya. Biji sengon yang dijadikan benih harus terjamin mutunya. Benih yang baik adalah benih yang berasal dari induk tanaman sengon yang memiliki sifat-sifat genetik yang baik, bentuk fisiknya tegak lurus dan tegar, tidak menjadi inang dari hama ataupun penyakit. Ciri-ciri penampakan benih sengon yang baik sebagai berikut:
                        Kulit bersih berwarna coklat tua
                        Ukuran benih maksimum
                        Tenggelam dalam air ketika benih direndam, dan
                        Bentuk benih masih utuh.

Selain penampakan visual tersebut, juga perlu diperhatikan daya tumbuh dan daya hidupnya, dengan memeriksa kondisi lembaga dan cadangan makanannya dengan mengupas benih tersebut. Jika lembaganya masih utuh dan cukup besar, maka daya tumbuhnya tinggi.
b) Kebutuhan Benih
Jumlah benih sengon yang dibutuhkan untuk luas lahan yang hendak ditanami dapat dihitung dengan menggunakan rumus perhitungan sederhana berikut :
                        Luas kebun penanaman sengon 1 hektar (panjang= 100 m dan lebar= 100 m)
                        Jarak tanam 3 x 2 meter
                        Satu lubang satu bibit sengon
                        Satu kilogram benih berisi 40.000 butir
                        Daya tumbuh 60 %
                        Tingkat kematian selama di persemaian 15 %

Dengan demikian jumlah benih = 100 / 3 x 100/2 x 1 = 1.667 butir. Namun dengan memperhitungkan daya tumbuh dan tingkat kematiannnya, maka secara matematis dibutuhkan 3.705 butir. Sedangkan operasionalnya, untuk kebun seluas satu hektar dengan jarak tanam 3 x 2 meter dibutuhkan benih sengon kira-kira 92,62 gram, atau dibulatkan menjadi 100 gram.
c) Perlakuan benih
Sehubungan dengan biji sengon memiliki kulit yang liat dan tebal serta segera berkecambah apabila dalam keadaan lembab, maka sebelum benih disemaikan , sebaiknya dilakukan treatment guna membangun perkecambahan benih tersebut, yaitu : Benih direndam dalam air panas mendidih (80 C) selama 15 – 30 menit. Setelah itu, benih direndam kembali dalam air dingin yang telah di beri pupuk hayati MiG-6PLUS (10ml : 1 liter air) untuk merangsang kecambah agar lebih cepat muncul, rendam kurang lebih 24 jam, lalu ditiriskan. untuk selanjutnya benih siap untuk disemaikan.
d) Pemilihan Lokasi Persemaian
Keberhasilan persemaian benih sengon ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat. Oleh karena itu perlu diperhatikan beberapa persyaratan memilih tempat persemaian sebagai berikut :
                        Lokasi persemaian dipilih tempat yang datar atau dengan derajat kemiringan maksimum 5 %.
                        Diupayakan memilih lokasi yang memiliki sumber air yang mudah diperoleh sepanjang musim ( dekat dengan mata air, dekat sungai atau dekat persawahan).
                        Kondisi tanahnya gembur dan subur, tidak berbatu/kerikil, tidak mengandunh tanah liat.
                        Berdekatan dengan kebun penanaman dan jalan angkutan, guna menghindari kerusakan bibit pada waktu pengangkutan.

Untuk memenuhi kebutuhan bibit dalam jumlah besar perlu dibangun persemaian yang didukung dengan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, antara lain bangunan persemaian, sarana dan prasarana pendukung, sarana produksi tanaman dll. Selain itu ditunjang dengan ilmu pengetahuan yang cukup diandalkan.
Langkah-Langkah Penyemaian Benih Sengon
Terlepas dari kegiatan pembangunan dan penyediaan sarana dan prasarana pendukung maka langkah-langkah penyemaian benih dapat dibagi benjadi tahap – tahap kegiatan sebagai berikut:
a) Penaburan
Kegiatan penaburan dilakukan dengan maksud untuk memperoleh prosentase kecambah yang maksimal dan menghasilkan kecambah yang sehat. Kualitas kecambah ini akan mendukung terhadap pertumbuhan bibit tanaman, kecambah yang baik akan menghasilkan bibit yang baik pula dan hal ini akan dapat membentuk tegakan yang berkualitas.
Bahan dan alat yang perlu diperhatikan dalam kegiatan penaburan adalah sebagai berikut :
                        Benih
                        Bedeng tabur/bedeng kecambah
                        Media Tabur, campuran pasir dengan tanah 1 : 1, Kemudian semprotkan media semai dengan larutan pupuk hayati MiG-6PLUS (10ml MiG-6PLUS : 1 liter air) merata pada permukaan media semai. Biarkan selama 3 hari, Kemudian benih siap di tabor.
                        Peralatan penyiraman
                        Tersedianya air yang cukup.

Teknik pelaksanaan, bedeng tabur dibuat dari bahan kayu/bambu dengan atap rumbia dengan ukuran bak tabur 5 x 1 m ukuran tinggi naungan depan 75 cm belakang 50 cm.. kemudian bedeng tabur disi dengan media tabur setebal 10 cm , usahakan agar media tabur ini bebas dari kotoran/sampah untuk menghindari timbulnya penyakit pada kecambah.
Penaburan benih pada media tabur dilakukan setelah benih mendapat perlakuan guna mempercepat proses berkecambah dan memperoleh prosen kecambah yang maksimal. Penaburaan dilakukan pada waktu pagi hari atau sore hari untuk menghindari terjadinya penguapan yang berlebihan.
Penaburan ini ditempatkan pada larikan yang sudah dibuat sebelumnya, ukuran larikan tabur ini berjara 5 cm antar larikan dengan kedalaman kira – kira 2,0 cm. Usahakan benih tidak saling tumpang tindih agar pertumbuhan kecambah tidak bertumpuk. Setelah kecambah berumur 7 – 10 hari maka kecambah siap untuk dilakukan penyapihan.
Penyapihan Bibit
Langkah-langkah kegiatan penyapihan bibit antara lain adalah :
                        Siapkan kantong plastik ukuran 10 x 20 cm, dan dilubangi kecil-kecil sekitar 2 – 4 lubang pada bagian sisi-sisinya.
                        Masukkan media tanam yang berupa campuran tanah subur, pasir dan pupuk kandang (1:1:1).Jika tanah cukup gembur, jumlah pasir dikurangi.
                        Setelah media tanam tercampur merata, kemudian dimasukkan ke dalam kantong plasitk setinggi ¾ bagian, barulah kecambah sengon ditanam, setiap kantong diberi satu batang kecambah.
                        Kemudian semprotkan media di polybag dengan larutan pupuk hayati MiG-6PLUS (10ml MiG-6PLUS : 1 liter air) merata pada permukaan. Biarkan selama 3 hari Kemudian tanam kecambah. Ulangi setiap 10 – 14 hari sekali sampai tanaman siap untuk di tanam di lahan (pada usia 6 bulan).
                        Kantong plastik yang telah berisi anakan, diletakkan dibawah para-para yang diberi atap jerami atau daun kelapa, agar tidak langsung tersengat terik matahari.
                        Pada masa pertumbuhan anakan semai sampai pada saat kondisi bibit layak untuk ditanam di lapangan perlu dilakukan pemeliharaan secara intensip.

c) Pemeliharaan
Pemeliharaan yang dilakukan terhadap bibit dipersemaian adalah sebagai berikut :
• Penyiraman, penyiraman yang optimum akan memberikan pertumbuhan yang optimum pada semai / bibit. Penyiraman dilakukan pada pagi dan sore hari maupun siang hari dengan menggunakan nozle. Selanjutnya pada kondisi tertentu, penyiraman dapat dilakukan lebih banyak dari keadaan normal, yaitu pada saat bibit baru dipindah dari naungan ke areal terbuka dan hari yang panas.
• Pemupukan, pemupukan dilakukan dengan menggunakan larutan "gir". Adapun pembuatan larutan "gir: sebagai berikut :
o Disiapkan drum bekas dan separuh volumenya diisi pupuk kandang. Tambahkan air sampai volumenya ¾ bagian, kemudian tambahkan 15 kg TSP, lalu diaduk rata. Biarkan selama seminggu dan setelah itu digunakan untuk pemupukan.
o Dosis pemupukan sebanyak 2 sendok makan per 2 minggu, pada umur 6 bulan, ketika tingginya 70 – 125 cm, bibit siap dipindahkan ke kebun.

Penyulaman
Penyulaman dilakukan apabila bibit ada yang mati dan perlu dilakukan dengan segera agar bibit sulaman tidak tertinggal jauh dengan bibit lainnya.
Penyiangan
Penyiangan terhadap gulma, dilakukan dengan mencabut satu per satu dan bila perlu dibantu dengan alat pencungkil, namun dilakukan hati –hati agar jangan sampai akar bibit terganggu.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Beberapa hama yang biasa menyerang bibit adalah semut, tikus rayap, dan cacing, sedangkan yang tergolong penyakit ialah kerusakan bibit yang disebabkan oleh cendawan.
Seleksi bibit
Kegiatan seleksi bibit merupakan kegiatan yang dilakukan sebelum bibit dimutasikan kelapangan, maksudnya yaitu mengelompokan bibit yang baik dari bibit yang kurang baik pertumbuhannya. Bibit yang baik merupakan prioritas pertama yang bisa dimutasikan kelapangan untuk ditanam sedangkan bibit yang kurang baik pertumbuhannya dilakukan pemeliharaan yang lebih intensip guna memacu pertumbuhan bibit sehingga diharapkan pada saat waktu tanam tiba kondisi bibit mempunyai kualitas yang merata.
Penyiapan Lahan
Penyiapan lahan pada prinsipnya membebaskan lahan dari tumbuhan pengganggu atau komponen lain dengan maksud untuk memberikan ruang tumbuh kepada tanaman yang akan dibudidayakan. Cara pelaksanaan penyipan lahan digolongkan menjadi 3 cara, yaitu cara mekanik, semi mekanik dan manual. Jenis kegiatannya terbagi menjadi dua tahap ;
                        Pembersihan lahan, yaitu berupa kegiatan penebasan terhadap semak belukar dan padang rumput. Selanjutnya ditumpuk pada tempat tertentu agar tidak mengganggu ruang tumbuh tanaman.
                        Pengolahan tanah, dimaksudkan untuk memperbaiki struktur tanah dengan cara mencanggkul atau membajak (sesuai dengan kebutuhan).

Penanaman
Jenis kegiatan yang dilakukan berupa :
                        Pembuatan dan pemasangan ajir tanam
                        Ajir dapa dibuat dari bahan bambu atau kayu dengan ukuran, panjang 0,5 – 1 m, lebar 1 – 1,5 cm. Pemasangangan ajir dimaksudkan untuk memberikan tanda dimana bibit harus ditanam, dengan demikian pemasangan ajir tersebut harus sesuai dengan jarak tanam yang digunakan
                        Pembuatan lobang tanam, lobang tanam dibuat dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm tepat pada ajir yang sudah terpasang.
                        Pengangkutan bibit, ada dua macam pengangkutan bibit yaitu pengankuatan bibit dari lokasi persemaian ketempat penampungan bibit sementara di lapangan (lokasi penanaman), dan pengangkutan bibit dari tempat penampungan sementara ke tempat penanaman.
                        Penanaman bibit, pelaksanaan kegiatan penanaman harus dilakukan secara hati – hati agar bibit tidak rusak dan penempatan bibit pada lobang tanam harus tepat ditengah-

tengah serta akar bibit tidak terlipat, hal ini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit selanjutnya.

Pemeliharaan
Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan berupa kegiatan
                        Penyulaman, yaitu penggantian tanaman yang mati atau sakit dengan tanaman yang baik, penyulaman pertama dilakukan sekitar 2-4 minggu setelah tanam, penyulaman kedua dilakukan pada waktu pemeliharaan tahun pertama (sebelum tanaman berumur 1 tahun). Agar pertumbuhan bibit sulaman tidak tertinggal dengan tanaman lain, maka dipilih bibit yang baik disertai pemeliharaan yang intensif.
                        Penyiangan, Pada dasarnya kegiatan penyiangan dilakukan untuk membebaskan tanaman pokok dari tanaman penggagu dengancara membersihkan gulma yang tumbuh liar di sekeliling tanaman, agar kemampuan kerja akar dalam menyerap unsur hara dapat berjalan secara optimal. Disamping itu tindakan penyiangan juga dimaksudkan untuk mencegah datangnya hama dan penyakit yang biasanya menjadikan rumput atau gulma lain sebagai tempat persembunyiannya, sekaligus untuk memutus daur hidupnya. Penyiangan dilakukan pada tahun-tahun permulaan sejak penanaman agar pertumbuhan tanaman sengon tidak kerdil atau terhambat, selanjutnya pada awal maupun akhir musim penghujan, karena pada waktu itu banyak gulma yang tumbuh.
                        Pendangiran, pendangiran yaitu usaha mengemburkan tanah disekitar tanaman dengan maksud untuk memperbaiki struktur tanah yang berguna bagi pertumbuhan tanman.
                        Pemangkasan, melakukan pemotongan cabang pohon yang tidak berguna (tergantung dari tujuan penanaman).
                        Penjarangan , penjarangan dillakukan untuk memberikan ruang tumbuh yang lebih leluasa bagi tanaman sengon yang tinggal. Kegiatan ini dilakukan pada saat tanaman berumur 2 dan 4 tahun, Penjarangan pertama dilakukan sebesar 25 %, maka banyaknya pohon yang ditebang 332 pohon per hektar, sehingga tanaman yang tersisa sebanyak 1000 batang setiap hektarnya dan penjarangan kedua sebesar 40 % dari pohon yang ada ( 400 pohon/ha ) dan sisanya 600 pohon dalam setiap hektarnya merupakan tegakan sisa yang akan ditebang pada akhir daur. Cara penjarangan dilakukan dengan menebang pohon-pohon sengon menurut sistem "untu walang" (gigi belakang) yaitu : dengan menebang selang satu pohon pada tiap barisan dan lajur penanaman.

Sesuai dengan daur tebang tanaman sengon yang direncanakan yaitu selama 5 tahun maka pemeliharaan pun dilakukan selama lima tahun. Jenis kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tanaman. Pemeliharaan tahun I sampai dengan tahun ke III kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan dapat berupa kegiatan penyulaman, penyiangan, pendangiran, pemupukan dan pemangkasan cabang. Pemeliharaan lanjutan berupa kegiatan penjarangan dengan maksud untuk memberikan ruang tumbuh kepada tanaman yang akan dipertahankan, presentasi dan prekuensi penjarangan disesuaikan dengan aturan standar teknis kehutanan yang ada.


Sumber
1. www.lablink.or.id
2. Teknologi MiG corporation
Read More

Jeruk Nipis Tanpa Biji.BISA TINGKATKAN GAIRAH SEKSUAL

jual bibit dan buah Jeruk Nipis Tanpa Biji harga grosir hub guntoro. 081 229 231 277

 

RAJIN BERBUAH DAN BANYAK KHASIATNYA
Tabulampot tampaknya kini semakin digemari. Satu yang masih digandrungi adalah tabulampot jeruk nipis tanpa biji. Bagaimana menanamnya dan apa pula kelebihannya.
Berkat kemajuan teknologi di bidang pertanian, akhirnya bisa diperoleh jeruk nipis “tanpa biji” atau lebih popoler disebut “nonbiji”. Apa beda jeruk nipis berbiji dengan jeruk nipis nonbiji? Tanaman jeruk nipis berbiji antara lain dicirikan dengan buahnya yang berukuran kecil, berbiji, dan habitus tanaman relatif kecil (pendek). Sedangkan jeruk nipis nonbiji memiliki buah lebih gede ketimbang jeruk nipis berbiji, tidak mengandung biji, dan habitus tanaman relatif besar.
Di samping ditanam di pekarangan, tanaman jeruk nipis nonbiji (Citrus aurantifolia) juga bisa ditanaman dalam pot. Bahkan kini, tabulampot jeruk nipis nonbiji ini menjadi kebanggaan tersendiri. Kenapa? Alasan pertama karena ia memiliki profil tanaman yang cantik dan dapat dibentuk menjadi pendek. Kedua, dapat berbuah dan berbunga sepanjang tahun. Ketiga, mudah dipelihara dan dikembangbiakkan, serta yang keempat, dapat dipindah-pindahkan sesuai keinginan.
Jeruk nipis nonbiji dapat diperbanyak dengan cara vegetatif, yakni dengan okulasi, stek cabang, dan cangkok. Namun , sebagai langkah awal, Anda dapat membeli bibit jeruk ini yang berasal dari okulasi. Sebab menurut pengalaman, dari bibit okulasi akan menjadi tanaman dewasa yang tahan terhadap gangguan dan lebih cepat berbuah.
POT DAN MEDIA
Kita mengenal beberapa jenis pot, dengan bahan baku, bentuk dan warna yang bermacam rupa. Misalnya, pot dari semen, plastik, keramik, dan porselen dalam berbagai ukuran dan bentuk. Yang penting, ukuran pot disesuaikan dengan ukuran tanaman jeruk nipis nonbiji. Jika tanaman tersebut masih kecil, bisa dipakai pot berdiameter sekitar 20 – 40 cm. Tetapi, jika jeruk nipis nonbiji sudah gede, perlu dipindahkan ke pot berdiameter 50 – 60 cm. Beri lubang pada bagian dasar pot untuk membuang kelebihan air. Juga, pot sebaiknya memiliki kaki. Gunanya agar tampak bersih, sekaligus membantu memperlancar proses aerasi dan drainase.
Setelah pot disiapkan, kiranya perlu juga memikirkan media tanamnya. Beberapa persyaratan dalam pemilihan dan penyiapan media tanam antara lain: mudah merembeskan air yang berlebihan, tidak mengandung wabah hama dan penyakit, serta mengandung unsur hara, gembur, subur, dan kaya bahan aorganik.
Media tanam ini pun bergantung selera dan kebutuhan kita. Ada yang komposisinya campuran antara tanah, sekam, dan humus bambu (1 : 1 : 1), atau campuran antara tanah, pasir, dan pupuk kandang (1 : 1 : 1), atau campuran antara tanah, pupuk kandang, dan serbuk gergaji (2 : 1 : 1). Tersedia pula media tanam modern, campuran tanah dengan pupuk organik Super TW-Plus (6 : 1)
Setelah itu, dilanjutkan dengan pengisian media tanam ke dalam pot. Caranya, tutup lubang pada dasar pot dengan pecahan genteng atau batu bata merah. Isikan selapis pecahan genteng tersebut di dasar pot. Lalu, hamparkan selapis humus di atas pecahan genting dan isikan media tanam pilihan Anda hingga mencapai setengah bagian pot.
TANAM DAN PERAWATAN
Tatacara bertanam tabulampot jeruk nipis nonbiji adalah sebagai berikut. Siram media dalam polybag yang berisi bibit jeruk nipis nonbiji hingga basah. Kemudian, balikkan posisi polybag sembari ditepuk-tepuk bagian dasarnya, agar bibit keluar bersama media dan akar-akarnya. Pangkaslah sebagian cabang, ranting, dan daun yang tidak berguna. Hal ini untuk mengurangi terjadinya penguapan.
Adapun cara penanaman bibitnya adalah sebagai berikut. Letakkan bibit jeruk nipis nonbiji tepat di tengah-tengah pot secara tegak. Timbun dengan sisa media tanam tadi hingga penuh, sembari dipadatkan di sekitar pangkal bibit. Siram sampai cukup basah, bahkan bila perlu, untuk menambah kesuburan media, dapat ditambah dengan humus Gro-mate dengan dosis 1,5 – 2 cc/liter air, atau pembelah tanah Agri-SC dengan dosis 3 – 5 cc/liter.
Langkah lanjut, letakkan tabulampot jeruk nipis nonbiji pada tempat yang benar. Artinya, tempat itu terbuka, terkena sinar matahari pada pagi hari hingga pukul 11, aman dari segala gangguan, dan lingkungan sekitarnya pun mendukung. Dengan demikian, tabulampot jeruk nipis nonbiji akan tumbuh subur dan produktif berbuah. Jika memiliki lebih dari satu tabulampot jeruk nipis nonbiji, bisa diletakkan berjajar dan teratur. Tetapi juga dimungkinkan tidak berjajar, karena harus disesuaikan dengan kondisi setempat. Yang penting, jarak antar-pot sekurang-kurangnya 2 x 2 meter.
Jangan lupa, lakukan penyiraman. Caranya, dengan mengalirkan air melalui selang plastik ke dalam pot hingga cukup basah. Cara lain, melakukan teknik penyiraman dengan sistem sumbu dan sistem irigasi tetes sederhana.
Juga, meski media tanam yang digunakan sudah mengandung pupuk, sebaiknya tetap dilakukan pemupukan susulan. Sebulan setelah tanam, beri pupuk Urea, TSP dan KCL (2 : 2 : 1), dengan ukuran per pohon 2 sendok makan. Campuran tersebut dibenamkan di sekeliling pot sedalam 10 cm.
Kemudian, jika tabulampot jeruk nipis nonbiji mulai berbunga, beri pupuk NPK (15 – 15 – 15) dengan takaran per pohon 1 sendok makan, yang terlebih dulu dilarutkan dalam 10 liter air. Siramkan cairan pupuk pada media hingga cukup basah. Jika tanaman sudah rutin berbuah, tetap lakukan pemupukan sekurang-kurangnya 4 bulan sekali. Gunakan pupuk NPK (15 – 15 – 15) sebanyak 1 sendok makan per pohon, langsung benamkan sedalam 10 cm di sekeliling pot.
Sekurang-kurangnya ada tiga hama yang seringkali mengintai sekaligus menyerang tabulampot jeruk nipis nonbiji, yakni ulat papilio, kutu daun, dan lalat buah. Ulat papilio (Papilio memnon) acapkali menyerang daun dan tunas muda. Akibatnya, daun rusak berlubang-lubang bahkan gundul. Sedangkan kutu daun (Aphistavirisi) mengisap cairan pada bagian pucuk atau daun muda, sehingga pertumbuhan daun jeruk busuk lalu berguguran.
Nah, untuk mengendalikan ketiga hama tersebut, dapat dilakukan beberapa tindakan antara lain memotong bagian tanaman (daun, batang, buah) yang terserang berat, mengurangi daun yang terlalu rimbun, atau semprot dengan pestisida seperti Hostathiom 40 EC, Kelthane 200 EC, dan Cymbush 50 EC.
lBENTUK POHON DAN PENGATURAN BUAH
Kita ketahui bersama bahwa kecantikan penampilan tabulampot, termasuk tabulampot jeruk nipis nonbiji, terletak pada kondisi tanaman yang pendek, mahkota bagus, dan tunas-tunas bunga-buah selalu terangsang tumbuh. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembentukan pohon dan pengaturan buah.
Idealnya, memakai rumusan “139”. Artinya, hanya 1 batang utama (pokok) yang dipelihara pada ketinggian 80 – 100 cm, lantas 3 cabang primer terpilih sepanjang 30 – 50 cm, dan 9 cabang sekunder terpilih sepanjang 30 – 50 cm. Pemangkasan dilakukan pada musim penghujan. Setelah dipangkas, pada setiap luka pangkasan diolesi cat atau ter.
Untuk merangsang pembungaan tabulampot jeruk nipis nonbiji, dilakukan teknik pengertian media tanam. Caranya, media tanam dalam pot selama beberapa hari sengaja tidak disiram (tapi awas, jangan sampai layu permanen). Setelah itu, siram sedikit demi sedikit, dan keringkan lagi hingga tanaman tampak layu, lalu siram perlahan-lahan sampai cukup basah. Perlakuan ini memakan waktu sekitar 4 – 6 minggu. Diharapkan bisa berbunga. Andaikata tetap tidak berbunga, tambahkan pupuk TSP sebanyak 50 gr/pot.
Terkadang, untuk menjaga agar tanaman berbuah sepanjang tahun, dan buah-buah itu tetap bagus, digunakan zat pengatur tumbuh (ZPT). Beberapa ZPT dapat dipakai seperti Hobsanol, Atonik, Ethrel, Cultar, dan sebagainya. Anda bisa membelinya di toko/kios pertanian terdekat.
Namun demikian, Anda juga perlu mengatur pembuahan. Oleh sebab itu, buah pertama sebaiknya dibuang seluruhnya. Hal ini dimaksudkan untuk merangsang pembentukan tunas-tunas produktif, sehingga pembungaan dan pembuahan lebih dekat. Jika buah-buah jeruk nipis nonbiji itu terlalu dekat, sebaiknya juga dijarangkan, agar buah-buah yang dipetik cukup besar dan relatif besar. Waktu penjarangan dilakukan pada saat buah masih ‘pentil’ seukuran kelereng.
BISA TINGKATKAN GAIRAH SEKSUAL
Selain kaya vitamin dan mineral. buah jeruk nipis nonbiji juga mengadung zat bioflanid, asam sitrat, dan minyak atsiri limonen. Beberapa khasiat dan manfaat jeruk nipis nonbiji lainnya adalah sebagai berikut:
- Gairah seksual meningkat
Ambil jeruk nipis nonbiji, lalu potong dan peras untuk diambil airnya. Tambahkan kuning telur ayam kampung dan sedikit gula merah. Aduk sampai merata. Minumlah seminggu sekali.
- Bikin Suara Merdu
Ambil dua buah jeruk nipis nonbiji, lalu potong dan peras untuk diambil airnya. Tambahkan sedikit kapur sirih, kemudian diaduk dan sembari diberi satu sendok madu asli. Silakan diminum seminggu sekali selama sebulan.
- Usir Batuk
Siapkan 3 buah keruk nipis nonbiji. Potonglah menjadi dua bagian yang sama, lalu oleskan kapur sirih pada kedua bidang potongan tadi. Takupkan kembali, lalu tusuk dengan lidi, dan panggang di atas perapian sampai keluar buih-buih kapur sirih. Oleskan buah kapur sirih pada bagian tenggorokan. Juga, peras buah jeruk nipis nonbiji dan ambil airnya, lalu minum.
- Turunkan demam
Siapkan 4 buah jeruk nipis nonbiji. Setiap jeruk dipotong menjadi 4 bagian. Peraslah dan ambil airnya, lalu kukus air jeruk tersebut selama 30 menit. Angkat dan biarkan hingga suam-suam kuku. Tambahkan sedikit ragi tape dan 4 siung bawang merah yang telah dimemarkan, alu aduk sampai merata. Oleskan pada sekujur tubuh anak yang sedang panas.
Sumber : TAbloid Nova
Read More

Sirsak. Annona muricata L..sirsat



Sirsak
Annona muricata L.
Nama umum
Indonesia:Sirsak, nangka sabrang, nangka walanda
Inggris:Soursop
Melayu:Durian Belanda, Durian Benggaka,
Vietnam:Mang Cau Xiem
Thailand:Thurian Thet, Thurian Khaek
Pilipina:Guyabano, Atti, Illabanos
Annona muricata
Sirsak


Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Magnoliidae
                         Ordo: Magnoliales
                             Famili: Annonaceae
                                 Genus: Annona
                                     Spesies: Annona muricata L.


Kerabat Dekat
CimarronaBuah NonaSrikayaManoaAnnona glabra




Buku
Sirsak dan Srikaya, Budi Daya Untuk Menghasilkan Buah Prima (H. Hendro Sunarjono)


Artikel
Sirsak Bisa Obati Ambeien
Berikut uraian kandungan gizi dan kegunaan buah, bunga dan biji  sirsak / sirsat untuk kesehatan terutama untuk pengobatan kanker, ambeien, sakit liver, bisul, eksim, rematik, sakit pinggang, dll
Buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah.
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 persen dari kandungan gula total.

Buah sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik non volatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).
Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.
Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.
Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Senyawa fitokimia tersebut dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan, walaupun belum semuanya terbukti secara ilmiah. Berbagai manfaat sirsak untuk terapi antara lain pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).
Sari buah (jus) sirsak di dalam sistem pencerna
Studi di Purdue University membuktikan bahwa daun graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan paru-paru.

Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan jika pohon ajaib dan buahnya ini bisa:
1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
3. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
5. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.
6. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat.
Read More

PENTING....48 FAKTA UNIK TENTANG BUAH

inilah fakta unik tentang buah buahan yang mungkin belum kamu tahu :

1. Nanas dijuluki “King of Fruits” saat menjadi buah langka

2. Mangga segar lebih banyak di konsumsi tiap hari di dunia dibanding buah lain

3. lebih dari 20milyar kelapa dipanen tiap tahun
 
4. mendiamkan air jeruk nipis semalaman di teko keramik bisa menghilangkan noda coklat

5. kiwi mengandung zat actinidin yang bisa digunakan untuk membuat daging sapi empuk

6. sepertiga nanas di dunia diproduksi di Hawaii

7. mangga punya kandungan vitamin C setara dengan jeruk

8. dua per tiga serat apel ada di kulitnya

9. Vitamin C pada pear paling banyak ada di kulitnya

10. Riset membuktikan, memakan pisang bisa menambah daya ingat

11. orang yang alergi bahan latex, biasanya alergi kiwi juga

12. Ilmu tentang perkembangan apel disebut POMOLOGY

13. Kita bisa mematangkan Mangga DENGAN CEPAT dengan cara memasukkan ke dalam paperbag bersama dengan pisang matang.

14. antioksidans pada apel lebih besar 5x dari pisang

15. hanya 1 dari 5 orang australia makan apel tiap hari

16. mangga masih 1 family dengan tanaman Poison Ivy

17. pelaut inggris mengonsumsi air jeruk nipis untuk menghindari mabuk laut
 
18. pelaut inggris disebut juga Limeys karena suka minum air jeruk nipis

19. ada sekitar 10ribu jenis apel di dunia

20. 1 pohon apel rata2 bisa menghasilkan 500 buah apel

21. 25% kandungan dalam apel adalah Udara. makanya apel bisa mengapung

22. lebih dari 60juta Ton apel dihasilkan di dunia per periode tertentu

23. Kiwi ditetapkan sebagai buah kebangsaan di Cina

24. Pear akan berubah menjadi hitam sekali jika disimpan pada lingkungan yang kurang oksigen.

25. markisa pertama kali ditemukan di Brazil

26. riset membuktikan bahwa makan apel bisa mengurangi risiko kena kanker

27. Biji apel merupakan racun ringan namun tidak berbahaya bagi manusia

28. jeruk adalah buah yang paling umum di dunia

29. beberapa negara di dunia melatih bangsa monyet untuk memetik kelapa

30. nanas yang belum matang adalah racun

31. makan pisang ketika makan nasi dapat membantu ibu hamil terhindar dari Morning Sickness

32. Plum jepang sebenarnya berasal dari Cina

33. memerlukan tenaga 50 lembar daun untuk menghasilkan 1buah apel dalam 1pohon

34. makan plum membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh

35. Anggur dapat meledak jika dimasukkan ke dalam microwave
 

36. Pisang mengandung vitamin B6 yang bisa mengontrol kadar gula dalam darah, dan membangkitkan mood

37. 1nanas bukan 1buah, tetapi terdiri atas lebih dari 200anak buah (fruitlets)

38. jeruk nipis tidak mengandung segala jenis lemak, natrium, dan kolestrol

39. menanam buh semangka dalam kotak akan menghasilkan semangka kotak

40. dilihat dari beratnya, semangka adalah buah yang paling diminati di USA

41. pohon kelapa entah kenapa disebut “Tree of Life”

42. Bunga pohon markisa adalah Bunga kebangsaan negara Paraguay

43. semangka adalah sepupunya Terong, Labu, dan Squash

44. bagian dalam kulit pisang bisa untuk menyemir sepatu kulit

45. bagian dalam kulit pisang juga bisa digunakan untuk menghilangkan gatal bekas gigitan nyamuk dengan cara menggosokkannya
 
46. Pisang kaya akan vitamin B-Complex yang bisa menenangkan sistem saraf

47. salah satu spesies markisa yang buahnya berwarna ungu bisa melakukan fertilisasi sendiri

48. pisang bisa meningkatkan kadar Serotonin yang bisa melawan depresi


DARI berbagai sumber
Read More

PENTING ; 10 TANAMAN ANTI SANTET



Khasiat tanaman untuk menolak santet atau kekuatan negatif dari radiasi gaib berasal dari aroma dan aura yang dimiliki atau dikeluarkannya. Berikut ini, beberapa macam tanaman yang selama ini kita kenal memiliki aura penangkal ilmu hitam. Namun, sebagian harus diperhatikan letak tanamannya agar aura yang dimiliki bisa melindungi pemilik rumah.

MAWAR
 
 Bunga lambang cinta yang batangnya penuh duri ini mempunyai kekuatan menyerap hawa-hawa negatif, termasuk menangkal serangan santet. Hawa negative yang berhasil diserapnya akan langsung dibuang ke dalam tanah. Tapi sebaiknya jangan ditanam di depan rumah. Karena bila ditanam di depan rumah, hawa negatif yang sudah dimasukkan tanah, dikhawatirkan akan dilangkahi atau dilewati penghuni rumah. Bila ini terajdi, si penghuni rumah bisa terkena bencana.

KAKTUS
blog-apa-aja.blogspot.com
Tanaman yang biasa tumbuh di daerah kering ini mempunyai kekuatan sama dengan mawar; mampu menangkal santet dan hawa-hawa negatif lain. Namun kekuatan ini hanya bisa keluar bila ia ditanam atau ditaruh di luar rumah; di belakang, di depan, atau di samping. Bila diletakkan di dalam rumah, bukan kekuatan penolak santet yang keluar, tapi justru bisa menolak datangnya rejeki.

PINANG MERAH
blog-apa-aja.blogspot.com
Tanaman dengan nama ilmiah cyrtostachys lakka ini, juga dipercaya dapat menolak serangan black magic semacam santet yang ditujukan pada penghuni rumah.

KEMUNING JAWA
blog-apa-aja.blogspot.com
Tanaman yang memiliki nama ilmiah Murraya Paniculata ini juga diyakini mampu menolak kekuatan black magic. Selain itu, di dunia obat tradisional, tanaman yang bunganya mirip bunga melati ini biasa digunakan untuk mengobati bisul, rematik, memar, sakit gigi, radang buah zakar, infeksi saluran kencing, dan beberapa penyakit lainnya.

TEBU WULUNG
blog-apa-aja.blogspot.com
Sama seperti pinang merah dan kemuning jawa, ditanam dimanapun, tebu yang kulit batang sampai daunnya berwarna hitam ini dapat menangkal ilmu-ilmu hitam yang mengancam penghuni rumah. Karena tuahnya, beberapa paranormal biasanya menggunakan tanaman bernama latin Saccharum officniarum ini sebagai media penyembuhan.

POHON SERUT
blog-apa-aja.blogspot.com
Pohon yang menjadi salah satu favorit penggemar bonsai ini dapat menghilangkan niat jahat yang mengancam penghuni rumah. Ditanam di bagian rumah manapun, khasiat Camona retusa tersebut akan muncul.

Selain 6 tanaman di atas, ada beberapa tanaman lain yang yang memiliki aura hamper serupa; bisa mengusir dan mendinginkan hawa 'panas'. Bahkan bias mengusir binatang berbisa dan ancaman maling.

JAMBU DERSONO
blog-apa-aja.blogspot.com
Pohon jambu sejenis jambu air ini memiliki aura yang sangat kuat. Bahkan karena saking kuatnya aura yang dikeluarkan, tanah yang semula 'panas', bila ditanami tanaman ini akan berubah menjadi 'hoki'. Aura yang dimiliki juga bisa mendatangkan rejeki bagi pemiliknyaatau penghuni rumah dimana dia ditanam. Di beberapa kraton, tanaman bernama latin Eugenia malaccencis ini juga menjadi simbol 'kadersan sih ing sesama', menggambarkan aksih dan cinta satu sama lain.

COCOR BEBEK
blog-apa-aja.blogspot.com
Dari auranya, tanaman yang mempunyai nama latin Kalanchoe pinnata ini mempunyai kekuatan hampir sama dengan jambu dersono; bisa mendinginkan tanah yang 'panas'. Di beberapa daerah, cocor bebek biasa dipakai untuk obat sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan beberapa jenis penyakit kulit lain, demam, luka, memperlancar haid, serta obat bisul.

POHON TANJUNG
blog-apa-aja.blogspot.com
Tanaman yang daunnya mirip daun beringin dan berbuah mirip melinjo ini telah sejak lama dipercaya mampu mengusir gangguan ular berbisa. Pohon bernama ilmiah Mimusopselengi ini juga mempunyai makna agar selalu 'disanjung-sanjung' selalu.

BAMBU KUNING
blog-apa-aja.blogspot.com
Selain sebagai penghias taman atau pagar rumah, keluarga bambo kuning yang bernama ilmiah bambusa vulgaris ini juga dipercaya mampu menolak maling atau pencuri.

Read More

NEGARA KU AGRARIS


Impor Pisang, Jeruk Hingga Pepaya Tembus Rp 2,6 Triliun


Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi impor buah-buahan sepanjang Januari-April 2012 sebesar US$ 298,2 Juta atau Rp 2,6 triliun. Nilai impor itu setara 292 ribu ton buah-buahan.

BPS mencatat impor terbesar berasal dari buah jeruk yaitu sebesar 146 ribu ton dengan nilai US$ 139,2 juta. Buah impor terbesar kedua yaitu jenis apel dan pear dengan total buah yang masuk hingga April ini adalah 89 ribu ton dengan nilai US$ 76,4 juta.

Kemudian buah nesoi sebanyak 31,8 ribu ton dengan nilai US$ 37 juta. Kemudian, impor Anggur sebanyak 17,5 ribu ton dengan nilai US$ 39 juta. Buah kurma, tin, nanas, dan alpukat impor sebanyak 6,7 ribu ton dengan nilai US$ 5,9 juta.

Sementara itu terdapat Pisang impor sebanyak 653 ton dengan nilai US$ 405,6 ribu. Melon dan pepaya sebanyak 260 ton dengan nilai US$ 184,5 ribu. Buah Apricot, Cherry, Peach, Plum, Sloe impor sepanjang tahun ini mencapai 99 ton dengan nilai US$ 164 ribu.

BPS juga mencatat total impor buah-buahan asal saja China per triwulan I-2012 senilai US$ 140,9 juta atau sekitar Rp 1,26 triliun. Bandingkan dengan triwulan I-2011, impor buah-buahan mencapai US$ 115,6 juta (Rp 1,04 triliun) termasuk jeruk dan pear atau mengalami kenaikan 20%.
http://finance.detik.com



Read More

Cymbopogon citratus (Sereh)


Cymbopogon citratusSereh




Ini rumput yang berharga, diyakini berasal di India, 
membentuk gumpalan padat panjang, abu-abu-hijau daun mencapai sebanyak 6 ft (1,8 m) tinggi, meskipun kebanyakan lebih kecil.
Hal ini jarang diketahui bunga di budidaya, apalagi menghasilkan bibit .
Daun dihancurkan atau memar memiliki aroma lemon yang kuat tetapi sangat sulit dan tidak termakan, itu adalah dasar putih berdaging dari tunas yang digunakan dalam masakan Asia Tenggara, dikumpulkan dan digunakan segar.
Daunnya dapat digunakan segar atau kering untuk membuat . teh herbal
Budidaya: Persyaratan utama mereka adalah iklim dengan musim musim panas yang panjang berkembang, dan tanah, baik dikeringkan ringan bertekstur tapi subur.
Menyebarluaskan dari biji atau dengan pembagian rumpun.
Negara Asal: India
Cara Ekstraksi: Distilasi Uap
Parts Digunakan: Leafs
Rumput layu dipanen di tempat teduh untuk waktu yang singkat dan 
uap disuling dalam waktu 24 jam. Hasil minyak bervariasi dengan 
kesuburan, musim tanah dan efisiensi penyulingan. Rata-rata, perolehan 
minyak adalah 0,8 1,2% dan hasil minyak adalah 100 kg / ha pada tahun 
pertama dan 150 kg / ha selama tahun-tahun berikutnya. Hasil panen
 dari 200 250 kg / ha / tahun dapat diperoleh di bawah kondisi yang 
menguntungkan dengan manajemen yang baik.
konstituen Kimia: minyak sereh Jawa mengandung terutama 

sitronelal 32 45%, geraniol 12 18% dan 11-15% sitronelol.
minyak Sereh berfungsi sebagai bahan awal untuk ekstraksi geraniol 

dan sitronelal yang dapat dikonversi menjadi bahan kimia aroma 
seperti sitronelol, hidroksi sitronelol, mentol sintetis dan ester dari 
geraniol. Ini menemukan penggunaan yang luas dalam sabun, parfum,
 kosmetik dan industri penyedap.
Read More

whatshap

Diberdayakan oleh Blogger.

Categories

Update Harga Tanaman Terbaru 2026

SINOX NURSERY Jl. Villa Siberi, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah Telp: 0852 9237 7579 | WA: 085 848 976 777 Email:...

Cari Blog Ini

Chat WA Sinox Nursery

CHANEL YOUTUBE SINOX NURSERY

GOOLE MAP ALAMAT KAMI

Alamat:
Jl. Villa Siberi KM.1 Gunungpati, Semarang.
WA Admin1: 085292377579 atau Admin2: 0858 4897 6777
Konsultasi Taman: 0838 6006 122 atau 089 654 271 270
Email: sinoxnursery2@gmail.com

SINOX NURSERY

“Bersama tanaman, kami bantu ciptakan hunian yang indah, segar, dan nyaman.”

Rental tanaman, toko tanaman hias , toko tanaman terdekat, tukang taman, jasa taman, sewa tanaman, rumput gajah mini, tanaman pucuk merah, tanaman kacangan, toko tanaman buah, taman pabrik, taman pom bensin

Kode Iklan Atas



© Copyright SINOX NURSERY