Mengatasi rumput liar di Taman






Rumput liar atau Gulma atau tanaman yang tidak diharapkan tumbuh/tanaman pengganggu yang mana keberadaannya sangat merugikan tanaman utama dalam hal ini adalah tanaman taman karena menyerap unsur hara yang dibutuhkan tanaman taman. Pengaruh gulma memang tidak terasa pengaruhnya terhadap tanaman taman dibandingkan dengan tanaman hortikultura dan tanaman buah. namun demikian jika hal ini dibiarkan terus menerus dapat merusak pertumbuhan tanaman taman.
Dari mana asal gulma? Biji-biji gulma atau bagian lain dari gulma seperti akar, umbi pada tanaman taman biasanya berasal dari tanah taman, pupuk kandang dan tanah asal. Pengambilan tanah untuk taman yang sembarangan misalnya dari tanah produktif/tegal justru akan menyusahkan kita dikemudian hari, karena gulma akan banyak bermunculan. Demikian juga dengan pupuk kandang, baik itu pupuk kandang sapi maupun kambing. Kita tahu kedua ternak tersebut mengkonsumsi rumput-rumput segar, daun dan biji yang matang.Biji-biji tersebut akan keluar kembali bersama kotoran dan merupakan titik awal tumbuhnya gulma.
Bagaimana cara mengatasinya? ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, yaitu :
  1. Cara mekanik, mencabut seluruh rumput liar yang mengganggu sampai ke akarnya, halnya ini dilakukan secara terus-menerus selama 3 bulan
  2. Cara Kimiawi, dengan menggunakan herbisida. ada beberapa macam herbisida yang beredar di pasaran dengan sifat untuk memberantas gulma berdaun lebar dan gulma yang tergolong rumput-rumputan. Misalnya herbisida Gool, Round Up dan lain-lain.
Gimana cara pencegahan saat gulma belum muncul? gunakan tanah taman dari endapan sungai/tanah katel, gunakan pupuk yang sudah terfermentasi sempurna dan cabut gulma sedini mungkin jika ada.
Kalau anda orang yang sibuk dan tidak sempat dipusingkan dengan urusan perawatan taman/service taman maka anda dapat menggunakan jasa pembuatan taman yang biasanya juga membuka jasa perawatan taman.
Read More

Lidah Mertua,Sansevieria trifasciata Prain.


Nama umum
Indonesia:Lidah mertua, sansevieria
Inggris:Sansevieria, snake plant, mother-in-law´s tongue
Melayu:Lidah jin
Sansevieria trifasciata
Lidah Mertua

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Liliidae
                         Ordo: Liliales
                             Famili: Agavaceae
                                 Genus: Sansevieria
                                     Spesies: Sansevieria trifasciata Prain.


Buku
Khasiat & Manfaat Lidah Buaya: Si Tanaman Ajaib (Irni Furnawanthi,SP)
Panduan Praktis Budi Daya Sansevieria (Lanny Lingga)
?Sansevieria
Sansevieria ehrenbergii

Spesies
Sansevieria cylindrica
Sansevieria ehrenbergii
Sansevieria hyacinthoides
Sansevieria trifasciata

Sansevieria trifasciata
Sansevieria atau lidah mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Sansevieria memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.
Sanseviera dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. Sanseviera tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang, Sanseviera digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan.
Dibanding tumbuhan lain, Sanseviera memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.
Sansevieria dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50-75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3-6 cm. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang, dan karena ini ada yang menyebut Sansevieria sebagai tanaman pedang-pedangan.
Tumbuhan ini berdaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen, sehingga tahan kekeringan. Namun dalam kondisi lembap atau basah, sansiviera bisa tumbuh subur.
Warna daun Sansevieria beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag.
Keistimewaan lidah mertua adalah memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan. Penelitian NASA bekerja sama dengan ALCA telah menemukan bukti-bukti bahwa tanaman ini secara alami mampu mengurangi polusi tersebut.

Ditinjau berdasarkan jenisnya sansevieria ada dua jenis yakni yang pertama yaitu sansevieria keturunan asli/spesies sedangkan yang kedua adalah jenis hasil persilangan/hibridasi yang bisa disebut dengan jenis sansevieria hibrid.
Dari bentuk hibrid inilah sansevieria akan tercipta dengan karakter dan fisik yang berbeda dari induknya atau yang sering disebut dengan spesies hibrid atau sansevieria hibrid. Mutasi sansevieria juga dapat terjadi dari perbanyakan melalui stek daun.

Jual tanaman  Lidah Mertua Sansevieria trifasciata untuk kebutuhan taman kondisi cabutan minimal 2 daun harga Rp 1000,- hub guntoro 081229231277
 
Read More

BUDIDAYA PISANG INTENSIF


Penulis berkebun pisang dengan 2500 pohon lebih dengan jenis pisang ambon, raja bulu, raja nangka, pisang susu dan pisang kepok pipit didaerah pinggiran kota semarang, menjual buah dan bibit pisang, konsultasi gratis
SYARAT TUMBUH
Tanaman pisang dapat tumbuh di daerah tropis, baik dataran rendah maupun dataran tinggi dengan ketinggian tidak lebih dari 1.600 m di atas permukaan laut (dpl). Suhu optimum untuk pertumbuhan adalah 27°C, dan suhu maksimumnya 38°C, dengan keasaman tanah (pH) 4,5-7,5. Curah hujan yang optimum untuk pertumbuhan tanaman pisang berkisar antara 2000-2500 mm/tahun atau paling baik 100 mm/bulan. Apabila suatu daerah mempunyai bulan kering berturut-turut melebihi 3 bulan, maka tanaman pisang memerlukan tambahan pengairan agar dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik.
Iklim Yang cocok untuk tanaman pisang
a. Iklim tropis basah, lembab dan panas mendukung pertumbuhan pisang. Namun demikian pisang masih dapat tumbuh di daerah subtropis.
b. Kecepatan angin tidak terlalu tinggi.
c. Curah hujan optimal adalah 1.520 - 3.800 mm/tahun dengan 2 bulan kering.
Media Tanam
a. Sebaiknya pisang ditanam di tanah berhumus dengan pemupukan.
b. Air harus selalu tersedia tetapi tidak menggenang.
c. Pisang tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.
Ketinggian Tempat
Dataran rendah sampai pegunungan setinggi 2.000 m dpl. Pisang ambon, nangka dan tanduk tumbuh baik sampai ketinggian 1.000 m dpl

TEKNOLOGI BUDIDAYA
Pembibitan
Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usahatani pisang adalah tersedianya bibit yang berkualitas, yaitu bibit yang bebas hama dan penyakit, serta sehat. Selain itu, jumlahnya harus cukup dan jenis pisangnya sesuai dengan yang diinginkan.
Untuk menyediakan bibit pisang, dapat memanfaatkan rumpun pisang yang sehat. Bibit bisa diperoleh dari tunas, anakan, bonggol, dan bit yang diperbanyak secara tradisional maupun kultur jaringan. Teknologi pembibitan dengan kultur jaringan memerlukan biaya investasi awal yang besar, sehingga pembibitan secara sederhana dipandang masih layak untuk diterapkan.
Ada tiga macam cara perbanyakan bibit pisang secara sederhana, yaitu :
1. Perbanyakan dengan anakan
a. Bibit ini berasal dari pemisahan anakan untuk langsung ditanam di kebun. Bahan yang paling baik digunakan adalah anakan pedang (tinggi 41-100 cm), daunnya berbentuk seperti pedang dengan ujung runcing. Anakan rebung (24-40 cm) kurang baik jika ditanam langsung, karena bonggolnya masih lunak dan belum berdaun, sehingga mudah mengalami kekeringan. Sedangkan anakan dewasa (tinggi > 100 cm) terlalu berat dalam pengangkutan dan kurang tahan terhadap cekaman lingkungan, karena telah memiliki daun sempurna.
b. Bibit anakan setelah dipisahkan harus langsung ditanam. Jika terlambat akan meningkatkan serangan hama penggerek dan kematian di kebun. Apabila pada saat tanam kekurangan air dalam waktu yang cukup lama, bibit akan layu dan mati bagian batangnya, tetapi bonggol yang tertimbun dalam tanah masih mampu untuk tumbuh dan memulai pertumbuhannya kembali, membentuk bonggol baru di atas bonggol yang lama.
c. Untuk menghindari kejadian tersebut, sebelum menanam, anakan dipotong 5 cm di atas leher bonggol dan cara menanamnya ditimbun 5 cm di bawah permukaan tanah.

2. Perbanyakan dari bit anakan/mini bit
Bahan yang digunakan adalah anakan pisang yang berdiameter 7-12 cm atau tingginya 40-150 cm (anakan pedang sampai anakan dewasa). Cara membuatnya adalah sebagai berikut :
a. Pemisahan anakan dari rumpun dilakukan dengan hati-hati menggunakan linggis, sehingga kondisi bonggol masih utuh.
b. Bonggol dibersihkan dari akar dan tanah yang menempel, kemudian dipotong 1 cm di atas leher bonggol. Titik tumbuh di pusat bonggol dikorek dengan lebar dan dalam ± 3 cm menggunakan pisau yang runcing dan bersih.
c. Rendam dalam air hangat dengan suhu 55°C yang telah dicampur fungisida dengan dosis 2 gr/liter air selama 15 menit, kemudian ditiriskan. Untuk menghindari serangan hama pada saat perendaman, dapat juga disertai pemberian insektisida sesuai dosis yang dianjurkan.
d. Untuk merangsang munculnya tunas, bonggol disemai dalam bedengan, disusun secara berjajar dengan bagian titik tumbuh tetap mengarah ke atas. Masing-masing bonggol diberi jarak 5 cm, kemudian ditimbun dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang setebal ± 5 cm. Penimbunan dilakukan selama 3-5 minggu atau sampai tumbuh tunasnya. Selama penimbunan, perlu dijaga kelembabannya dengan penyiraman setiap hari, terutama bila tidak ada hujan.
e. Bila tunas telah tumbuh dan telah mempunyai 1-2 lembar daun, bonggol diangkat dari timbunan, kemudian dibelah searah membujur dari permukaan atas bonggol sampai dasar sebanyak tunas yang tumbuh. Bila bonggol terlalu besar dapat dikurangi dengan menipiskan potongan di kiri dan kanan tunas.
f. Tunas hasil belahan (bit) disemai di polybag ukuran 20 cm x 30 cm, yang berisi media tanam campuran tanah dan pupuk kandang (1:1), kemudian diletakkan di tempat teduh/naungan.
g. Setelah berumur 1 bulan, bibit dipindahkan ke tempat terbuka, dan siap ditanam di lapang setelah bibit berumur 2 bulan.
h. Perawatan yang utama adalah penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah. Pemupukan dilakukan 2 minggu sekali dengan menggunakan Urea 2 gr/liter air dengan cara dikocor.

3. Bonggol dari tanaman yang sudah dipanen
a. Bonggol diangkat dari tanah dengan hati-hati agar mata tunas tidak rusak. Kemudian dibersihkan dari akar dan tanah yang menempel.
b. Bonggol kemudian dipotong dengan ukuran 10 cm x 10 cm menurut jumlah mata tunas. Kemudian direndam dalam air hangat dengan suhu 55°C yang telah dicampur fungisida dengan dosis 2 gr/liter air selama 15 menit, kemudian ditiriskan.
c. Bit setelah ditiriskan kemudian ditanam di polybag ukuran 20 cm x 30 cm yang berisi media tanah dan pupuk kandang 1:1. Setelah ditanam, benih diletakkan di tempat teduh/naungan selama 1 bulan, dan pada bulan kedua diletakkan di tempat terbuka.
d. Perawatan yang diperlukan adalah penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah. Pemupukan dapat diberikan melalui pengocoran larutan pupuk Urea dengan konsentrasi 2 gr/liter air setiap 2 minggu.
e. Bibit ditanam di kebun pada umur 3-4 bulan setelah semai.

Persiapan Lahan
Lahan dibersihkan dari sisa tanaman, kemudian siapkan lubang tanam ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, sekitar 2 minggu hingga 1 bulan sebelum tanam. Tanah lapisan atas dipisah dengan tanah lapisan bawah. Penutupan lubang tanam dilakukan dengan memasukkan tanah lapisan bawah terlebih dahulu.

Waktu Tanam
Menanam pisang sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan, agar terhindar dari kekeringan pada awal pertumbuhan dan buah sudah siap dipanen pada saat masuk musim kemarau.
Idealnya, untuk mendapatkan produksi dan kualitas buah yang baik, penanaman pisang dilakukan 2 tahap (setahun 2 kali) dengan selisih penanaman 6 bulan. Penanaman pertama menggunakan jarak tanam yang lebar (misalnya 4 m x 4 m), kemudian penanaman tahap kedua dilakukan diantara jarak tanam yang telah ditanam. Hal ini bertujuan untuk dapat mengatur waktu panen dan pembongkaran tanaman pada tahun ke-5, 9, 13, dan 17 yang memungkinkan masih adanya panen karena penanaman yang tidak serempak.
Menanam pisang sebaiknya pada awal musim hujan agar terhindar dari kekeringan pada awal pertumbuhan dan masuk musim kemarau buah sudah siap dipanen. Idealnya untuk mendapatkan produksi dan kualitas buah yang baik, penanaman pisang dilakukan 2 tahap (setahun 2 kali) dengan selisih penanaman 6 bulan. Penanaman pertama menggunakan jarak tanam lebar (misalnya 4 m x 4 m), kemudian penanaman tahap kedua dilakukan diantara jarak tanam yang telah ditanam. Hal ini bertujuan untuk mengatur waktu panen dan pembongkaran tanaman pada tahun ke 5, 9, 13, 17 yang memungkinkan masih adanya panen karena penanaman yang tidak serempak.

Penanaman
Bila hujan telah turun dengan teratur, lakukan penanaman. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari agar bibit mendapatkan udara yang sejuk dan tidak langsung mendapatkan cahaya matahari. Lubang tanam yang telah ditimbun, digali seluas gumpalan tanah yang menutup media bibit pisang. Buka polybag bagian bawah, setelah itu bagian samping secara hati-hati. Letakkan bibit pisang secara tegak lurus. Tutup lubang tanam dengan tanah galian dan tekan sedikit disamping tanah bekas polybag, selanjutnya siram bibit secukupnya.
Jarak tanam sesuai dengan jenis pisang. Untuk jenis pisang Bas dan Barangan, jarak tanam yang digunakan adalah 2 m x 2 m. Untuk jenis pisang Ambon, Cavendish, Raja Sereh, dan Raja Nangka jarak tanam yang digunakan adalah 3 m x 3 m. Jenis pisang Kepok dan Tanduk menggunakan jarak tanam 3 m x 3 m atau 3 m x 3,5 m. Pemberian pupuk kandang pada lubang tanam dilakukan 1-2 minggu sebelum tanam.

Pemupukan
Sebelum penanaman, lubang tanam diberi pupuk kandang sebanyak 10 kg/lubang, dan dibiarkan selama 1-2 minggu. Pupuk kimia yang diberikan meliputi 350 kg Urea, 150 kg SP36, dan 150 kg KCl per hektar per tahun, atau 0,233kg Urea, 0,10 kg SP36, dan 0,10 kg KCl per tanaman. Untuk tanaman yang baru ditanam, pemupukan dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu ¼ bagian saat tanam dan sisanya dibagi 2, yaitu pada umur 3 bulan dan 6 bulan. Pupuk diletakkan pada alur dangkal berjarak 60-70 cm dari tanaman, dan ditutup tanah. Sedangkan untuk tanaman berumur 1 tahun atau lebih, pupuk diberikan 2 kali, yaitu pada awal musim hujan dan menjelang akhir musim hujan.

Pemberian Agensia Hayati Antagonis
Untuk pencegahan terhadap serangan penyakit layu, terutama yang disebabkan oleh jamur Fusarium, tanaman pisang dapat diberi agensia hayati, seperti Trichoderma sp dan Gliocladium sp. Cara pengembangannya yaitu 250 g agensia hayati (misal : Gliokompos) dicampur dengan 25 kg pupuk kandang mentah, diaduk hingga merata. Dibiarkan selama 10-15 hari di udara terbuka, dan tiap hari diaduk agar udara dapat masuk ke bagian dalam tumpukan pupuk kandang. Untuk pengembangan selanjutnya, campuran yang telah dibuat dapat dicampur lagi dengan pupuk kandang sebanyak 500 kg dan dibiarkan selama 2 minggu hingga 1 bulan di tempat teduh dalam keadaan lembab.
Pemberian di lapangan disesuaikan dengan dosis pupuk kandang, yaitu 10 kg/lubang tanam dicampur dengan tanah bekas galian lubang. Pemberian selanjutnya dilakukan pada saat tanaman berumur 3 dan 6 bulan, dengan cara menaburkannya di sekitar tanaman, dengan dosis 0,5 kg/tanaman.

Pemangkasan
Pemangkasan daun yang kering bertujuan untuk pencegahan penularan penyakit, mencegah daun-daun yang tua menutupi anakan, dan melindungi buah dari goresan daun. Pada saat pembungaan, setidaknya ada 6-8 daun sehat agar perkembangan buah menjadi maksimal. Setelah pemangkasan bunga jantan, sebaiknya tidak dilakukan pemangkasan daun lagi. Daun bekas pemangkasan dari tanaman sakit dikumpulkan dan dibakar. Selanjutnya alat pemangkas disterilkan dengan desinfektan, misalnya menggunakan Bayclean atau alkohol.

Penyiangan
Pengendalian gulma secara mekanis terutama dilakukan pada saat tanaman berumur 1 sampai 5 bulan. Setelah berumur 5 bulan, pengendalian dapat dikurangi karena kanopi tanaman dapat menekan pertumbuhan gulma. Pada saat tersebut, pengendalian gulma dapat dilakukan dengan menggunakan herbisida. Penyiangan dilakukan dengan selang waktu 2-3 bulan.
Pada daerah yang pernah terserang penyakit layu, penyiangan dianjurkan menggunakan herbisida dan tidak dianjurkan menggunakan cangkul atau kored, untuk mencegah penularan penyakit karena kontak dengan alat.

Penjarangan Anakan
Penjarangan anakan dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi jumlah anakan, menjaga jarak tanam, dan menjaga agar produksi tidak menurun. Penjarangan anakan dilakukan dengan memelihara 1 tanaman induk (umur 9 bulan), 1 anakan (umur 7 bulan), dan 1 anakan muda (umur 3 bulan), dilakukan rutin setiap 6-8 minggu. Anakan yang dipilih atau disisakan adalah anakan yang terletak pada tempat yang terbuka dan yang terletak diseberangnya.

Perawatan Tandan
Perawatan tandan dilakukan dengan membersihkan daun di sekitar tandan, terutama daun yang sudah kering. Selain itu, membuang buah pisang yang tidak sempurna, yang biasanya pada 1-2 sisir terakhir, dan diikuti dengan pemotongan bunga jantan, agar buah yang berada di atasnya dapat tumbuh dengan baik. Buah juga perlu dibungkus/dikerodong dengan kantong plastik warna biru ukuran 1 m x 45 cm. Hal ini dilakukan untuk melindungi buah dari kerusakan oleh serangga atau karena gesekan daun. Setelah dibungkus, tandan yang mempunyai masa pembuahan yang sama dapat diberi tanda (misalnya dengan tali rafia warna yang sama). Hal ini untuk menentukan waktu panen yang tepat, sehingga umur dan ukuran buah dapat seragam.
HAMA DAN PENYAKIT PISANG
Beberapa penyakit utama yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman pisang, diantaranya adalah penyakit layu (layu fusarium dan layu bakteri), bercak daun (Black dan Yellow Sigatoka, penyakit yang disebabkan virus terutama virus kerdil pisang (Banana Bunchy Top Virus/BBTV). Sedangkan hama yang banyak ditemukan adalah ulat penggulung daun (Erionata thrax L.), Penggerek bonggol (Cosmopolites sordidus Germar), Penggerek batang (Odoiporus longicolis (Oliv), thrips (Chaetanaphotrips signipennis) dan burik pada buah (Nacolea octasema).

PENYAKIT PISANG
Sigatoka kuning atau bercak daun merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya. Penyakit ini disebabkan oleh Mycosphaerella musicola (tahap konidiumnya disebut Cercospora musae) yang endemik untuk Asia Tenggara, dan hanya dijumpai pada pisang. Bercak daun ini menyebabkan kematian dini sejumlah besar daun pisang, menyebabkan tandan buah mengecil dengan sedikit sisiran, dan individu buah pisang yang kurang penuh.
Penyakit layu Fusarium atau penyakit Panama disebabkan , oleh Fusarium oxysporum f. cubense. Penyakit ini berupa jamur tanah yang meriyerang akar kultivar-kultivar pisang yang rentan, dan menyumbat sistem pembuluh, sehingga tanaman akan layu. Satu-satunya cara pemberantasan ialah penghancuran fisik atau kimiawi (herbisida) pada tanaman yang terserang dan tetangga-tetangganya; lahan hendaknya dikosongkan dan dipagari, serta dikucilkan dari penanaman dan aliran pengairan.
Penyakit layu bakteri atau penyakit Moko disebabkan oleh Pseudomonas solanacearum, dan dapat membunuh pohon pisang yang tersexang hanya dalam jangka waktu satu-dua minggu. Bakteri ini dapat ditularkan secara mekanik, tetapi biovar 1-SFS adalah galur yang ditularkan oleh serangga, dan dianggap sebagai galur yang paling berbahaya. Pemberantasannya mencakup desinfeksi semua peralatan yang digunakan dalam berbagai pengolahan pertanian dan penghancuran tanaman yang terserang, beserta tetangga-tetangganya. Fumigasi dan pengkarantinaan lahan yang terserang sangat dianjurkan. Penyakit ini umum,di belahan bumi barat; di Asia Tenggara hanya ada di Filipina (Mindanao).
Penyakit-penyakit virus mencakup penyakit pucuk menjurai (bunchy top), mosaik, dan mosaik braktea.
Penyakit pucuk menjurai dan penyakit mosaik ditularkan oleh afid [afid pisang, (Pentalonia nigronervosa), menyebabkan pucuk pisang menjurai; afid jagung (Rhopalosiphum maidis), dan afid kapas (Aphis gossypii), kesemuanya itu adalah vektor-vektor untuk penyakit mosaik]. Pernberantasan penyakit-penyakit ini mencakup tindakan karantina, pemeriksaan secara teratur dan penghancuran tanaman yang terserang, penggunaan bahan perbanyakan yang. bebas virus, pembuangan inang alternatifnya, dan pemberantasan vektor-vektornya.
HAMA PISANG
Serangga hama yang paling berbahaya adalah kumbang penggerek pisang (Cosmopolitis sordidus). Hama ini berasal dari Asia Tenggara, tetapi telah tersebar ke semua areal penanaman pisang. Yang paling merusak adalah Iarvanya: larva-larva itu menggerek bonggol dan menjadi pupa di lorong-lorong yang dibuatnya. Sebagian besar jaringan bonggol akan rusak, akibatnya akan menurunkan kemampuan pengambilan air dan hara, juga kemampuan tertancapnya tanaman. Serangga dewasanya meletakkan telur pada jaringan-jaringan bonggol atau di sekitarnya. Langkah pemberantasannya mencakup pencacahan bonggol dan batang semu agar pembusukan berlangsung lebih cepat, menjerat dan menangkap serangga-serangga dewasa, menggunakan bahan perbanyakan yang tidak terserang, merusak tempat berlindung dan tempat makan serangga dewasa dengan cara menjaga kebersihan lahan di sekitar tanaman, dan menggunakan insektisida.
Dua macam ‘thrips’ menyerang tanaman pisang. ‘Thrips’ bunga, “thrips florum, berukuran kecil, dapat memasuki buah yang sedang berkembang ketika brakteanya masih ada. Serangga ini bertelur di situ dan memakan buah-buah yang muda, menyebabkan buah berkulit kasar dan kadang-kadang menjadi pecah-pecah. ‘Thrips’ merah karat (Chaetanaphothrips signipennis) memakan bagian-bagian tempat perlekatan buah pisang pada tandannya, menimbulkan warna kemerah-merahan. Pemberantasan hama ini dilakukan dengan insektisida atau pembungkusan tandan; membantu koloni semut berada di sekitar tempat itu juga dapat bermanfaat. Nematoda-pelubang (Radopholus similis) adalah jenis nematoda yang paling merusak. Bercak-bercak atau bintik bintik hitam pada akar menunjukkan adanya serangan yang kemudian diikuti oleh infeksi jamur. Tanaman yang terserang hebat hanya tinggal berupa batang berakar busuk, yang mudah roboh jika telah terbentuk tandan buah. Langkah-langkah pemberantasannya mencakup pembuangan tanaman yang terserang,

Panen dan Pasca Panen
 
pisang raja bulu siap kirim ke pabrik roti


pisang raja bulu

Pemotongan jantung pisang Setelah bunga terakhir pada jantung mekar yang ditandai dengan pertumbuhan buah yang kecil-kecil dan lambat, sisa jantung segera dipotong Pemotongan jantung tersebut dapat meningkatkan produksi buah 2 - 5%.
Panen Pada bulan-bulan panas buah pisang sudah bisa dipanen setelah 80 hari sejak keluarnya jantung, dan pada bulan-bulan basah setelah 120 hari Ciri-ciri buah pisang sudah bisa dipanen antara lain :
* kulit buah menjadi lebih cerah
* bentuk buah lebih membulat tidak bersiku Pada saat panen jangan sampai terjadi banyak luka pada kulit buah akibat benturan atau gesekan agar mutu dan penampakan buah tetap baik dan menarik.
Panen Buah pisang dipanen ketika masih mentah. Tingkat kematangan diperkirakan dari adanya siku-siku pada individu buah; buah yang penampang melintangnya lebih bulat berarti lebih matang. Sewaktu berat buah meningkat dengan cepat sejalan dengan menghilangnya siku-siku pada buah, buah pisang juga menjadi lebih rentan terhadap kerusakan selama pengangkutan, dan buah itu tidak dapat bertahan lama, karenanya harus dipetik lebih awal. Untuk memanen pisang diperlukan 2 orang, si pemanen dan si pengumpul. Si pengumpul menyandang bantalan bahu untuk menahan jatuhnya tandan setelah si pemanen menusuk batang pisang dengan parang, sehingga bagian atas pohon beserta tandannya merunduk. Diperlukan satu galah bambu untuk menopang tandan sampai menyentuh bantalan di bahu: Setelah tandan itu merendah dengan cara begitu, si pemanen memotong gagang tandan dengan menyisakan sebagian gagang yang masih berada pada tandan, yang digunakan sebagai pegangan. Tandan-tandan itu kemudian diangkut dengan hati-hati ke ruangan pengepakan melalui sistem kabel atau dengan gerobak yang ditarik oleh traktor. Penanganan pasca panen Tandan yang telah dipanen kemudian dipotong menurut sisiran, dan bekas-bekas bunga pada sisiran itu dibuangi, sisiran dicuci, disortir, dan dipak dalarn kotak-kotak karton. Sebagai tambahan, buah pisang itu diperlakukan dengan fungisida untuk menghindari busuknya sisiran buah itu. Daya simpan pisang mentah berkisar antara 21-30 hari pada suhu 13-15° C. Kalsium karbida (CaC2) atau larutan etefon dapat digunakan untuk mematangkan buah tua-mentah. Pada perlakuan kalsium karbida, buah pisang dikenai bahan ini selama 24-36 jam dalam sebuah wadah tertutup, sedangkan pada perlakuan etefon, pencelupan selama 5 menit sudah cukup efektif. Pada pengusahaan secara komersial besar-besaran digunakan gas etilena. Pisang diperlakukan selama 24 jam dalam kamar tertutup yang berisi etilena dan suhunya dipertahankan 14-18° C. Setiap 24 jam sekali kamar dibuka untuk ventilasi sampai buah-buah pisang itu mencapai warna yang disenangi konsumen.
Standar Mutu Pisang berdasarkan RSNI-2005
1. Utuh
2. Kenyal
3. Segar, tidak busuk atau rusak
4. Bersih, bebas dari benda-benda asing yang berpengaruh terhadap kaulitas buah
5. Bebas memar akibat tergores atau terbentur
6. Bebas dari hama dan/atau penyakit yang mempengaruhi penampilan umum buah
7. Bila dalam bentuk sisiran, tidak ada buah dempet dan harus bebas dari cendawan dan kering
8. Pistil (bekas putik bunga) sudah lepas
9. Bentuk buah sempurna sesuai dengan karakter jenis buah
10. Bebas dari kerusakan akibat temperature rendah
11. Bebas dari kerusakan akibat kelembaban
12. Bebas dari aroma dan rasa asing 
Penulis berkebun pisang dengan 2500 pohon lebih dengan jenis pisang ambon, raja bulu, raja nangka, pisang susu dan pisang kepok pipit didaerah pinggiran kota semarang, menjual buah dan bibit pisang, konsultasi gratis
Referensi
 http://bp4kkabsukabumi.net/index.php/Hortikultura/Budidaya-Pisang.html
http://ayobertani.wordpress.com/2009/04/29/budidaya-pisang-mas/
http://insidewinme.blogspot.com/2007/11/teknologi-budidaya-pisang-unggul.html
http://teknis-budidaya.blogspot.com/2007/10/budidaya-pisang.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Pisang
http://regional.infogue.com/menuai_rezeki_dari_budidaya_pisang_
http://mediainfokota.jogjakota.go.id/detail.php?berita_id=256
http://agrobisnis.mitrasites.com/budidaya-pisang.html
http://www.agrilands.net/read/full/agriwacana/budidaya/2011/01/29/budidaya-pisang.html
http://www.sinartani.com/informasi-terkini/sorotan/668.html
http://www.docstoc.com/docs/24976185/Budidaya-Pisang-bagi-PETANI-MISKIN-DI-LAHAN-MARGINAL
http://foragri.blogsome.com/kebun-pisang-multi-varietas-dan-multi-kultur/ 

JUAL BIBIT PISANG

Dijual Bibit Pohon Pisang Raja Bulu Unggul di Semarang Jawa Tengah Berbuah Tak Kenal Musim. Sinox nursery aebagai pelaku usaha di bidang pertanian pisang  Menjual bibit pisang raja bulu, ambon, susu, raja nangka dan lain lain.

LANGSUNG DARI PETANI 085727054383 ATAU 081229231277

 Sebagai gambaran pisang raja bulu memiliki diskripsi sebagai berikut :

1. Umur tanam sampai panen : 10 - 12 bulan
2. Umur berbunga sampai panen : 2,5 - 3 bulan
3. Bobot tandan : 10 - 15 kg
4. Jumlah sisir per tandan : 7-12 sisir
5. Jumlah rata- rata buah persisir : 14 - 18 buah
6. Bentuk buah : Silindris melengkung
7. Warna buah : Kuning kemerahan

Buah pisang raja bulu memiliki rasa yang manis, daging buah yang legit dapat menjadi table fruit / buah meja atau olahan . Sebagai pisang olahan sangat cocok untuk membuat inti bolen/molen dan ledre pisang ( cemilan khas Bojo negoro ) dan isi roti
  info lebih lanjut hub Guntoro Dwi Agus Nugroho S.Pd  081229231277, WA 085727054383 pin BB 272D52F4 Jl Gunungpati-Cangkiran Km 3 perum siberi blok c no 76 gunungpati Semarang INDONESIA kebun bibit : belakang balaidesa banjarejo boja kendal jawa tengah
Read More

jual euphorbia milii untuk taman

sekedar hoby 
bakul euphorbia

Mahkota Duri
Euphorbia milii Ch.Des Moulins
Nama umum
Indonesia:Mahkota duri, pakis giwang,
Inggris:Crown-of-thorns
Cina:Tie hai tang
Euphorbia milii
Mahkota Duri

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Rosidae
                         Ordo: Euphorbiales
                             Famili: Euphorbiaceae
                                 Genus: Euphorbia
                                     Spesies: Euphorbia milii Ch.Des Moulins

Kerabat Dekat
Susudu, Kate Mas, Patikan Kebo, Semboja Jepang, Krokot Cina, Kastuba, Kayu Urip, Herba Mala, Euphorbia Dentata.                                                                                                 Tak kenal maka tak sayang. Jika Anda tahu dan kenal karakter Euphorbia milii, maka tanaman ini akan tumbuh subur dan rajin berbunga. Beberapa hal yang harus diketahui:


PENYIRAMAN:
Euphorbia suka air. Meski tidak suka basah, kebutuhan airnya cukup tinggi. Tapi pemberian air berklebihan, bisa megakibatkan akar busuk. Akar busuk berwarna coklat, lembek seperti bubur bila dipegang. Sebaliknya kalau penyiraman jarang dilakukan, tanaman terkena dehidrasi, kekurangan air. Tandanya, tanaman mengkerut, daun menguning, mudah rontok dan sosok tanaman menjadi kerdil. Jika dibiarkan, lambat laun, tanaman Anda akan merana, dan mati.

Penyiraman dilakukan jika media terlihat kering. Tapi jangan percaya pada pandangan mata saja. Gunakan jari, untuk mengorek medianya sedalam 1-2 cm. Jika terasa tanah masah, ya, Euphorbia Anda tak perlu disiram. Sebaliknya jika terasa kering, segera lakukan penyiraman.

Waktu penyiraman sebaiknya pagi hari, pukul -8.00-09.00 atau sore, pukul 15.00-16.00

Jangan menyiram pada saat siang atau sinar matahari trerlalu terik. Percuma, air akan mengicap sebelum diserap tanaman.
Penyiraman dianggap cukup, kalau air sudah keluar dari lubang bawah pot.
Gunakan sprayer atau gembor, agar air yang keluar lebih halus dan tidak merusak tanaman.
Sebaiknya, seluruh tanaman ikut disiram agar debu atau kotoran yuang menempel hilang terbawa air.
PENYIANGANDi dalam pot, gulma, rumput atau tanaman liar lain, biasanya ikut tumbuh. Jika dibiarkan, mereka bisa mengambil nutrisi milik Euphorbia Anda. Maka, cabut saja, gulma-gulma itu, dan bersihkan pot Anda.
PEMANGKASAN
Pemangkasan bertujuan untuk mempercantik tajuk tanaman, juga untuk mengurangi penguapan pada masa vegetasi.

Cabang-cabang yang tidak beraturan diopotong. Tunas baru yang muncul pada tanaman berumur 1 tahun juga dipangkas agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman induk. (Sst... bekas potongannya jangan dibuat, lho, karena masih bisa dijadikan bibit, baik untuk setek atau sambung batang).
Bunga tua juga harus dipangkas.
Bunga Euphorbia bisa tahan selama 2 bulan. Lama-lama, warnanya pudar, kusam akhirnya layu. Sebaiknya potong agar bunga baru muncul.
PEMUPUKAN:
Seperti tanaman lain, Euphorbia milii juga butuh unsur hara untuk mengeluarkan bunga. Unsur hara diperoleh dari media tanamnya. Namun kadang tidak cukup, sehingga perlu diberi tambahan beryupa pupuk.

Pemberian pukuk harus rutin dan tepat dosis. Kalau berlebihan tanaman bisa terganggu, kalau terlalu sedikit, kondisi tanaman merana.
Tanaman yang baru ditanam sebaiknya jangan dipupuk dulu. Setelah itu baru diberi pupuk NPK 20:20:20, dosis 1 gr/ liter/ per tanaman. Aplikasi pupuk seminggu sekali dengan cara mengocorkan ke media tanam.
Pupuk lain yang dapat digunakan, pupuk slow release, seperti Dekastar, Megakamp dan Osmocote dengan dosis 5 gr per tanaman. Aplikasi setiap 3 bulan sekali. Pupuk ini tidak cepat larut, dan menyerap pelan-pelan.

KENALI PENYAKIT EUPHORBIA:Meski jarang terserang penyakit atau hama, tak berarti Euphorbia bebas penyakit. Berikut penyakit yang harus diwaspadai:

WHITE FLIES. Penyebabnya kutu putih (Homopteraaleyrodiae), sering muncul di musim kemarau. Gejala serangannya: daun hitam di permukaan atas dan bawah, dan terlihat banyak semut di sekitar daun. Telur dan larva ditempat di bawah daun.

Obatnya? Semprotkan Pegasus konsentrasi 05, ml/ liter ditambah 0,5 ml Biosoft. Atau dengan Metindo konsentrasi 1 gr/ liter air. 

Penyemprotan sebaiknya diarahkan ke permukaan bawah daun. Hanya, jika sudah terserang parah, sebaiknya cabut saja, dan dibakar.
BACTERIAL SOFT ROT. Biang keroknya, bakteri Erwinia carotavora. Serangan terlihat pada bat
 

Read More

JUAL JERUK LEMON DAN BIBITNYA

10 manfaat Jeruk Nipis (Lemon)

Lemon adalah buah, murah mudah jeruk
tersedia, populer untuk penggunaannya kuliner
dan obat. Hal ini digunakan untuk membuat
berbagai resep makanan seperti kue lemon, ayam
lemon dan minuman seperti limun dan minuman
rasa lemon. Hal ini juga digunakan untuk
garnishing. Jus Lemon terdiri dari sekitar 5%
asam sitrat yang memberikan rasa tarty untuk
lemon. Lemon merupakan sumber yang kaya
vitamin C . Hal ini juga mengandung vitamin
seperti vitamin B , riboflavin dan mineral seperti
kalsium , fosfor, magnesium serta protein dan
karbohidrat . Lemon umumnya dikonsumsi
dalam bentuk jus lemon atau air jeruk nipis. air
Lemon membuat minuman sehat, terutama
ketika diambil pada pagi hari. Konsumsi harian air
lemon menyediakan sejumlah manfaat kesehatan
seperti:


1. Baik untuk perut
Lemon dapat membantu meringankan
masalah pencernaan banyak bila dicampur
dengan air panas. Ini termasuk mual, mulas
dan parasit. Karena kualitas pencernaan jus
lemon, gejala gangguan pencernaan seperti
mulas, kembung dan bersendawa lega.
Dengan minum jus lemon secara teratur,
perut dibantu dalam menghilangkan limbah
lebih efisien. Lemon bertindak sebagai
pemurni darah dan sebagai agen
pembersih. Asupan jus lemon bisa
menyembuhkan sembelit. Hal ini bahkan
dikenal untuk membantu meringankan
cegukan ketika dikonsumsi sebagai jus.
Lemon jus bertindak sebagai tonik hati dan
membantu anda mencerna makanan Anda
dengan hati membantu Anda menghasilkan
lebih empedu. Ini mengurangi jumlah lendir
yang diproduksi oleh tubuh Anda. Hal ini
juga berpikir untuk membantu melarutkan
batu empedu.


2. Bagus untuk Perawatan Kulit
Lemon, menjadi obat antiseptik alami, dapat
berpartisipasi untuk menyembuhkan
masalah yang berkaitan dengan kulit.
Lemon adalah vitamin C buah jeruk kaya
yang meningkatkan kecantikan Anda,
dengan peremajaan kulit dari dalam dan
dengan demikian membawa cahaya di
wajah Anda. Konsumsi harian air jeruk nipis
bisa membuat perbedaan besar dalam
penampilan kulit Anda. Ini bertindak sebagai
anti-penuaan obat dan dapat
menghilangkan keriput dan komedo.
Lemon air jika diterapkan pada daerah yang
luka bakar dapat memudar bekas luka.
Sebagai lemon adalah agen pendingin,
mengurangi rasa terbakar pada kulit.


3. Aids di Perawatan Gigi
Lemon air digunakan dalam perawatan gigi
juga. Jika jus lemon segar diterapkan pada
bidang sakit gigi, dapat membantu dalam
menyingkirkan rasa sakit. Pijat jus lemon
pada gusi dapat menghentikan pendarahan
gusi. Ini memberi bantuan dari bau buruk
dan masalah lain yang berkaitan dengan
gusi.


4. Menyembuhkan Infeksi Tenggorokan
Lemon adalah buah yang sangat baik yang
membantu dalam memerangi masalah
yang berkaitan dengan infeksi tenggorokan,
sakit tenggorokan dan tonsilitis karena
memiliki properti antibakteri. Untuk sakit
tenggorokan, encer jus lemon satu
setengah dengan air satu setengah dan
sering berkumur.


5. Baik untuk Berat Badan
Salah satu manfaat kesehatan utama air
minum lemon adalah bahwa hal itu
membuka jalan untuk menurunkan berat
badan lebih cepat, sehingga bertindak
sebagai obat penurunan berat badan besar.
Jika seseorang mengambil jus lemon
dicampur dengan air hangat dan madu,
dapat mengurangi berat badan juga.


6. Kontrol Tekanan Darah Tinggi
air Lemon bekerja keajaiban bagi orang-
orang mengalami masalah jantung, karena
tinggi kalium konten. Dia mengontrol
tekanan darah tinggi, pusing, mual serta
memberikan relaksasi untuk pikiran dan
tubuh. Hal ini juga mengurangi stres mental
dan depresi.


7. Membantu dalam menyembuhkan
Gangguan Pernapasan
Lemon air membantu dalam
menyembuhkan masalah pernapasan,
bersama dengan masalah pernapasan dan
menghidupkan seseorang yang menderita
asma.


8. Baik untuk mengobati Rematik
Lemon juga merupakan diuretik maka
lemon air dan dapat mengobati rematik dan
radang sendi . Ini membantu untuk flush
bakteri dan racun keluar dari tubuh.


9. Mengurangi Demam
Lemon air dapat mengobati orang yang
menderita dingin, flu atau demam. Ini
membantu untuk memecahkan demam
dengan meningkatkan keringat.


10. sebagai pembersih darah
Penyakit seperti kolera atau malaria bisa
diobati dengan air lemon karena dapat
bertindak sebagai pembersih darah.
Berapa banyak yang harus saya minum?
Dalam kasus Anda berada dalam kesehatan yang
baik dan berat 70 kg atau kurang, disarankan bagi
Anda untuk memiliki jus satu-setengah dari
lemon diperas ke dalam satu gelas air, dua kali
sehari. Namun, jika Anda berbobot lebih dari 70
kg, air jeruk lemon satu kesatuan dalam segelas
air harus disukai. Untuk manfaat maksimal,
campuran ini juga harus diambil dua kali sehari,
namun anda mungkin lebih encer jus lemon
sesuai selera Anda jika Anda inginkan.
Jangan hanya tetap menyadari karunia alam
seperti ini, karena Anda harus selalu berusaha
untuk membuat sebagian besar dari mereka. Jadi,
membuatnya menjadi bagian dari rutinitas harian
Anda untuk minum segelas air lemon hangat di
pagi hari dan kemudian buka gerbang Anda
untuk menikmati manfaat kesehatan.

Dari Berbagai Sumber
Read More

TAMAN RUMAH MINIMALIS DAN KOLAM


Taman Rumah Minimalis
Tak sembarang tanaman dan ornamen bisa ditampilkan di taman minimalis. Pastikan, Anda tak salah pilih.

Konsep taman rumah minimalis tengah disuka
. Anda salah satunya? Jika begitu, kehadiran taman bergaya minimalis perlu Anda hadirkan. Seperti apa karakteristik taman ini, Arwindrasti, arsitek lanskap, akan menjelaskannya untuk Anda.
Untuk sebuah taman minimalis yang biasanya berada di lahan sempit, tak sembarang tanaman dan ornamen pantas diletakkan di sana. ”Salah memilih, lahan yang sudah sempit akan terlihat semakin sempit,” kata dosen arsitektur lanskap di Universitas Trisakti, Jakarta ini. Karena berada di lahan yang terbatas, biasanya sekitar dua hingga enam meter persegi, pemilik rumah tentu menginginkan taman minimalis ini bisa ditata seoptimal mungkin.
Untuk membuat taman minimalis, ada beberapa karakteristik yang perlu diperhatikan. Bangunan gaya minimalis umumnya bertingkat dengan bentuk kotak atau geometris. Bentuk ini menyembulkan kesan tegas dan kaku. Nah, kehadiran taman diharapkan bisa mengurangi kesan kaku tersebut.
Taman minimalis sebaiknya menonjolkan aksen natural dengan material yang tidak terlalu banyak, terutama jika bangunan rumah memiliki jendela ukuran besar. Selain itu, menurut Arwindrasti, aspek kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah sangat perlu diperhatikan ketika membuat taman minimalis. Anda tahu bukan, hunian minimalis yang sempit sangat membutuhkan pasokan oksigen. Nah, kebutuhan oksigen bisa diperoleh dari proses fotosintesis tanaman hijau. Karena itu, perbanyak tanaman hijau di taman minimalis. Oksigen bisa juga diperoleh dari unsur air. Karena itu, menghadirkan kolam plus air terjun atau pancuran, merupakan langkah yang tepat.
Di mana sebaiknya taman minimalis berada? Sangat fleksibel. Anda bisa menempatkannya di bagian depan, belakang, pojok, samping, bahkan di dalam rumah. Jika menyukai unsur air, Anda bisa menempatkan taman minimalis bertema taman air di bagian depan rumah.
Jika taman berada di bagian belakang rumah, buatlah desain yang lebih sederhana. Hindari bentuk-bentuk yang menyerupai gunung, karena akan menumbuhkan kesan sempit. Jika ingin menghadirkan rumput, sebaiknya pilih yang berdaun kecil dan halus seperti rumput peking.
Lain halnya untuk taman minimalis yang hadir di dalam rumah. ”Biasanya, terletak di ujung tangga,” tutur Arwindrasti. Tanaman yang pas untuk taman di dalam rumah adalah keluarga palem-paleman. Tanaman berdaun hijau dengan sedikit semburat kuning, Dracena fragrans, juga layak Anda pilih.
Sejatinya, banyak jenis tanaman yang cocok menghuni taman minimalis. ”Yang penting, mudah dipelihara, berwarna hijau, serta harganya murah meriah,” katanya. Seperti apa contohnya? Arwindrasti menyebut beberapa di antaranya, yakni Caladium linium, Calathea majestic yang memiliki daun berwarna hijau segar, dan Yang liyu, yang kerap menghiasi area tepi kolam.
Untuk jenis tanaman berbunga, Anda juga punya banyak pilihan. Sebut saja misalnya, kembang merak, alamanda, terompet, melati, dan kemuning. Tak saja indah, bunga kemuning yang mungil namun wangi bisa sekaligus mengharumkan taman Anda. Bahkan, jika ditanam di dekat carport, bunga ini bisa berfungsi sebagai pembatas atau pagar. Masih ada pilihan lain? Tentu saja. Tanaman sri rejeki, bahkan Anthurium, pas juga untuk taman minimalis Anda.
Tak hanya tanaman hias. Tanaman buah pun bisa Anda tampilkan pada jenis taman yang satu ini. Tapi ingat, jangan sembarang tanaman buah. Sebaiknya, pilih pohon bersosok ramping dan tumbuhnya vertikal. Contohnya, pohon ceremai, srikaya, dan delima. Tanaman menjulang seperti glodok tiang atau cemara lilin bisa juga menjadi penghias taman.
Super minimalis








Saat ini, ketika harga lahan terus meroket, tak sedikit hunian yang berada di lahan super minimalis. Alhasil, lahan yang tersisa untuk taman pun sangat terbatas, sekitar 1X2 meter.
Namun jangan kecil hati, lahan super minimalis pun masih bisa disiasati sehingga taman impian Anda terwujud. Bagaimana caranya? Cobalah menata tanaman dalam beberapa pot. Anthurium, asparagus, Begonia, dan bunga lili bisa mengisi pot-pot itu.
Cermati pula cara menata pot. Ada ‘rumus’ yang bisa Anda terapkan yakni sistem penataan ganjil atau genap. ”Sistem ganjil, misalkan paling depan pot ukuran kecil, serong sedikit letakkan pot ukuran sedang lalu agak besar. Dengan begitu, bentuknya mirip segitiga tapi tidak sama kaki,” jelas Arwindrasti. Bisa juga Anda tata pot dalam bentuk segi tiga sama kaki, yaitu dua pot ukuran kecil dan satu ukuran besar. Tidak sulit, bukan? Berbekal tips di atas, mudah-mudahan taman Anda tampil maksimal meski berada di lahan minimal.
Read More

whatshap

Diberdayakan oleh Blogger.

Categories

Update Harga Tanaman Terbaru 2026

SINOX NURSERY Jl. Villa Siberi, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah Telp: 0852 9237 7579 | WA: 085 848 976 777 Email:...

Cari Blog Ini

Chat WA Sinox Nursery

CHANEL YOUTUBE SINOX NURSERY

GOOLE MAP ALAMAT KAMI

Alamat:
Jl. Villa Siberi KM.1 Gunungpati, Semarang.
WA Admin1: 085292377579 atau Admin2: 0858 4897 6777
Konsultasi Taman: 0838 6006 122 atau 089 654 271 270
Email: sinoxnursery2@gmail.com

SINOX NURSERY

“Bersama tanaman, kami bantu ciptakan hunian yang indah, segar, dan nyaman.”

Rental tanaman, toko tanaman hias , toko tanaman terdekat, tukang taman, jasa taman, sewa tanaman, rumput gajah mini, tanaman pucuk merah, tanaman kacangan, toko tanaman buah, taman pabrik, taman pom bensin

Kode Iklan Atas



© Copyright SINOX NURSERY