nanas londho

Bromelia, nanas hias nan cantik


Tanaman yang lebih indah ditanam secara berkoloni ini, tak hanya cocok sebagai penghias taman. Dengan warna daun yang cantik dan beragam, Bromelia cocok menjadi interior pemanis ruang di dalam rumah.

Meski tren tanaman datang silih berganti, pesona Bromelia atau Bromeliad (Bromeliaceae) tak pernah padam. Bahkan, hingga detik ini pun tanaman berbunga cantik ini tetap digemari dan dicari pecinta tanaman. Keindahan tanaman Bromelia terletak pada warna daunnya yang sangat variatif. Bahkan, dapat bertahan tidak layu hingga sebulan lamanya, sebelum tunas yang baru tumbuh.

Menurut Ade Indra Nova dari Harry's Bromeliad Nursery, Bromelia masih satu keluarga dengan tanaman nenas. Sehingga, tak mengherankan jika fisik tanaman ini sekilas memang amat mirip dengan nenas. Harga yang ditawarkan untuk Bromelia di beberapa nursery pun sangat bervariasi, mulai dari Rp 15 ribu hingga jutaan rupiah.

Jenis Bromelia yang ada, papar Ade, begitu banyak. Pada tahun 1994 saja ada sekitar tiga ribuan jenis Bromelia di seluruh dunia. Dengan adanya proses kawin silang atau hasil hibrida, jenis Bromelia semakin bertambah banyak saja.

Pada beberapa acara eksebisi tanaman hias, banyak pecinta tanaman lebih memilih Bromelia jenis B. vriescea, yang secara fisik tampak seperti pedang atau pisang-pisangan, untuk menghias sudut-sudut rumah atau pekarangan. "Banyak orang memang menyamakan Bromelia dengan tanaman pisang-pisangan (Heliconia), padahal karakter keduanya berbeda."

Namun, bagi yang ingin menghias taman asrinya (landscape) menjadi lebih indah dipandang, lanjut Ade, banyak orang lebih memilih jenis B. neuroligia, yang memang sangat cocok ditanam secara berkoloni atau berkelompok di sudut taman. Apalagi, dengan warna daun yang sangat variatif, antara hijau dan cokelat.
GUNAKAN PASIR
Di bagian ketiak daun Bromelia biasanya terdapat air. "Jika bagian bawah media tanamnya kering, Bromelia tak akan kekurangan air karena daunnya akan kusut sendiri lalau airnya turun menyirami "tubuhnya" hingga menembus ke media tanam." Jadi, imbuh Ade, di musim penghujan Bromelia tak perlu disiram. Di musim panas Bromelia cukup disiram 3 kali dalam seminggu.

Merawat Bromelia tergolong sangat mudah. Media tanam yang digunakan bisa apa saja, seperti sabut kelapa atau cacahan pakis. Ade mencontohkan, ada jenis Bromelia yang tumbuh bagus di media pakis. Bahkan, pertumbuhanya lebih baik dibanding jika ditanam langsung di tanah. Sebab, unsur pakis mampu mengikat air dalam jumlah yang diperlukan dan dalam waktu lama.

Kendati demikian, sebaiknya Bromelia memang tidak ditanam langung di tanah, karena tanaman ini aslinya merupakan tanaman epifit yang biasa hidup menumpang di batang-batang pohon di dalam hutan.

Namun, jika tetap ingin mencoba menanamnya di taman atau untuk keperluan lansekap, media tanamnya sebaiknya jangan 100 persen tanah. Sekalian diganti pasir juga lebih oke. "Jika ditanam di tanah, akarnya akan rentan diganggu jamur nemotoda, dan gampang membusuk."

Perlu diingat juga, untuk keperluan lansekap, unsur peletakkan Bromelia harus diperhatikan, dan jangan ditanam sembarangan. "Penempatannya harus tepat dan pas. Bagus dan tidaknya warna Bromelia, sangat tergantung sinar matahari. Jika kekurangan cahaya, warna Bromelia enggak akan bagus. Tapi, jika terkena cahaya berlebihan, daunnya akan gosong."
LAKUKAN ADAPTASI
Agar Bromelia tumbuh subur dan tetap memiliki warna daun memikat, sebaiknya gunakan pupuk slow release setiap 6 bulan sekali. Ade menyarankan, jangan terlalu sering memupuknya sebab akan berefek tidak baik buat tanaman.

Satu hal yang perlu diwaspadai jua adalah adalah gangguan hama, terutama belalang pemakan daun. "Semprotkan saja pembasmi hama di malam hari, karena belalang biasanya muncul di malam hari," kata Ade yang memiliki 70 jenis Bromelia di nursery-nya.

Jika ingin memperbanyak, dapat dilakukan melalui anakan. Setelah tumbuh bunga yang biasanya berwarna ungu, anakan akan tumbuh kemudian. Ketika anakan tumbuh, saran Ade, sebaiknya langsung dipindahkan ke tempat lain. Setelah itu, induknya akan mati. Ade juga menyarankan, ketika akan menanam Bromelia, gunakan shading atau paranet di atas tanaman.

Akan tetapi, ada baiknya setelah anakan dipindah tempat dilakukan adaptasi atau pembiasaan pada Bromelia baru. "Ini saya lakukan untuk semua jenis Bromelia. Misalnya, bulan pertama diletakkan di bawah panas matahari selama 6 jam. Lalu, ditambah jadi 12 jam. Tujuannya, agar tanaman jadi terbiasa berada di tempat panas, dan tahan terhadap cahaya terik matahari," jelas Ade.
FAKTA SEPUTAR BROMELIA
1. Bromelia berasal dari daratan Amerika Latin. Orang Amerika Latin mengenal Bromelia sebagai tanaman berkhasiat, yakni sebagai obat cacing.
2. Nama Bromelia diambil dari nama seorang ahli botani asal Swedia, Olof Ole Bromell.
3. Tanaman yang masih satu keluarga dengan nenas ini kaya akan kalsium dan vitamin C. Daun Bromelia pun bisa dipakai untuk membuat daging lebih empuk.
4. Jika media tanamnya kurang bagus, keasaman atau warna media tanam akan berubah. Media tanam yang baru, warnanya akan lebih merah, sedangkan media yang sudah lama atau jelek, akan berwarna cokelat. Sebaiknya, ganti media tanam jika sudah berwarna cokelat.
BERBAGAI JENIS BROMELIA

1. B. neoregelia
Biasanya banyak dipakai untuk keperluan lansekap atau taman. Warnanya ada yang cokelat, merah, atau hijau. Sangat bagus jika ditanam berkelompok.
2. B. guzmania
Bentuk rumpun daunnya seperti obor dengan bermacam warna, seperti oranye, merah, dan kuning.
3. B. vriescea
Bentuknya seperti pisang-pisangan dengan beragam warna. Banyak diminati para ibu pecinta tanaman untuk mempercantik sudut ruang atau diletakkan di atas meja kerja.
4. Tilandsia
Tumbuh di media tanam pakis. Bentuknya seperti nenas.
5. B. achmea
Rumpun bunganya bulat kecil-kecil berwarna merah bercampur putih.

  1. Bromelia alsodes
  2. Bromelia alta
  3. Bromelia antiacantha
  4. Bromelia araujoi
  5. Bromelia arenaria
  6. Bromelia balansae
  7. Bromelia braunii
  8. Bromelia charlesii
  9. Bromelia chrysantha
  10. Bromelia estevesii
  11. Bromelia flemingii
  12. Bromelia fosteriana
  13. Bromelia glaziovii
  14. Bromelia goeldiana
  15. Bromelia goyazensis
  16. Bromelia grandiflora
  17. Bromelia hieronymii
  18. Bromelia horstii
  19. Bromelia humilis
  20. Bromelia ignaciana
  21. Bromelia interior
  22. Bromelia irwinii
  23. Bromelia karatas
  24. Bromelia laciniosa
  25. Bromelia lindevaldae
  26. Bromelia macedoi
  27. Bromelia minima
  28. Bromelia oliveirae
  29. Bromelia palmeri
  30. Bromelia pinguin
  31. Bromelia reversacantha
  32. Bromelia scarlatina
  33. Bromelia serra
  34. Bromelia sylvicola
  35. Bromelia villosa
Read More

Pucuk Merah (Syzigium oleina)


Deskripsi Botani
 Syzigium oleinaTanaman family Myrtaceae ini merupakan pohon berukuran sedang yang dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 20 m. Kanopinya padat, kompak dan berbentuk silinder. Daunnya berhadapan berbentuk ellips halus dan mengkilap, berwarna hijau dengan panjang 3-8 cm. Daun mudanya berwarna merah terang dan akan berwarna lebih terang jika terkena matahari langsung. Bunganya kecil berwarna putih atau cream dan tidak mencolok. Buahnya berbentuk buah-buah berry kecil yang berwarna merah hingga coklat kemerahan. Sedangkan batangnya berwarna cokelat dan berbentuk berserpih.
Daya Tarik
 Meskipun Oleina/Pucuk merah ini berasal dari hutan hujan tropis, tanaman ini sering dipakai sebagai tanaman pagar atau pembatas dikarenakan kanopinya yang sangat padat serta tidak mudah rontok meski ranting dan daun yang paling tua sekalipun. Oleina akan tumbuh cepat pada keadaan cukup air dan menerima matahari langsung. Tanaman ini dapat mencapai ketinggian 3 meter dalam waktu kurang lebih 4 tahun. Oleina/Pucuk merah ini juga toleran terhadap naungan dan dapat tumbuh dibawah naungan meski cenderung lebih lambat. Selain itu tanaman ini juga tahan terhadap hama dan penyakit.
Syzigium oleina dapat dan biasa ditanam di jalan-jalan utama kota-kota besar untuk kebutuhan "screening", yaitu untuk meredam kebisingan, polusi udara dan visual dikarenakan kerapatan kanopi dan ketakmudahrontokan ranting dan daunnya tersebut. Selain itu warna daunnya yang menarik menjadikan Oleina/pucuk merah ini sebagai tanaman popular untuk lansekap.
Syzigium oleina
Read More


Bunga Melati



Bunga Melati
Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Di Indonesia, salah satu jenis melati dijadikan sebagai "puspa bangsa" atau symbol nasional yaitu melati putih (Jasminum sambac), karena bunga putih kecil yang harum ini melambangkan kesucian dan kemurnian, serta dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini. Bunga ini merupakan suatu keharusan hiasan rambut pengantin dalam upacara perkawinan berbagai suku di Indonesia, terutama suku Jawa dan Sunda. 
 Jenis lain yang juga populer adalah melati gambir (J. officinale). Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah Nusantara. Nama-nama daerah untuk melati adalah Menuh (Bali), Meulu cut atau Meulu China (Aceh), Menyuru (Banda), Melur (Gayo dan Batak Karo), Manduru (Menado), Mundu (Bima dan Sumbawa) dan Manyora (Timor), Melati Salam (UMI), Malete (Madura) serta Beruq-beruq(Mandar).

Di Italia, melati casablanca (Jasminum officinalle), yang disebut Spanish Jasmine ditanam tahun 1692 untuk dijadikan parfum. Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melati putih (J. sambac) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Dalam tahun 1919 ditemukan melati J. parkeri di kawasan India Barat Laut yang kemudian dibudidayakan di Inggris pada tahun 1923.

Jenis-jenis melati
Di antara 200 jenis melati yang telah diidentifikasi oleh para ahli botani baru sekitar 9 jenis melati yang umum dibudidayakan dan terdapat delapan jenis melati yang potensial untuk dijadikan tanaman hias. Sebagian besar jenis melati tumbuh liar di hutan-hutan karena belum terungkap potensi konomi dan sosialnya. Tanaman melati termasuk suku melati-melatian atau Oleaceae.

Jenis, varietas dan ciri-ciri penting (karakteristik) tanaman melati adalah sebagai berikut:
Jasminum sambac Air (melati putih,puspa bangsa)
Jasminum multiflorum Andr. (melati hutan: gambir, poncosudo, 'Star Jasmine', J. pubescens Willd.).
Jasminum officinale (melati casablanca, Spanish Jasmine)
Jasminum rex - Melati Raja King Jasmine).
Jasminum parkeri Dunn. (melati pot).
Jasminum mensyi (Jasminum primulinum, melati Primrose).
Jasminum revolutum Sims. (Melati Italia)
Jasminum simplicifolium (Melati Australia, J. volibile, melati Bintang). Melati hibrida. Bunga berwarna merah muda dan harum.

Jenis dan varietes Melati yang ada di Pulau Jawa antara lain:
Jasminum sambac (Melati Putih), antara lain varietas: 'Maid of Orleans', 'Grand Duke of Tuscany', menur dan 'Rose Pikeke'
Jasminum Multiflorum ('Star Jasmine')
Jasminum afficinale (gambir).

Manfaat Bunga Melati
Bunga melati bermanfaat sebagai bunga tabur, bahan industriminyak wangi, kosmetik, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan bahan campuran atau pengharum the, seperti the mlati yang populer di Indonesia.

Read More


MENGENANG DAN TURUT BELASUNGKAWA GEMPA DAN ZUNAMI JEPANG
Read More

PETANI JAYA

SMART+SKILL+SIKAP+SPIRIT = SUKSES (PETANI)



Berbagai hal yang telah dilakukan dalam rangka mengentaskan kemiskinan di kalangan Pemerintah,  Akademisi,  Pengusaha, penggiat NGO dan lain lain, termasuk salah satunya adalah bagaimana mendorong petani mampu mengakses pasar.
Kita telah mengetahui, sejak kecil paradigma petani kita kebanyakan dibentuk dalam pola subsisten dimana kebanyakan menganggap bertani adalah panggilan hidup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri,  baru kemudian sisanya dijual;  atau bisa pula karena keterpaksaan akibat  tiada pilihan profesi lainnya. Petani kebanyakan melakukan budidaya  berdasar pada ‘kebiasan turun temurun’ yang diwarisi dari orangtuanya baik dalam hal pilihan jenis komoditi yang ditanam, pilihan teknologi dll. Kebanyakan petani menjalankan usaha tani hanya berdasar naluri alamiah , dan kebanyakan masih belum berperilaku sebagai seorang wirausaha/enterpreneur.
Boleh dicoba dalam pertemuan petani, jika ditanya apakah ada yang berprofesi sebagai pengusaha, pasti jawabnya hampir sebagian besar mengatakan  disini tidak ada pengusaha. Tidak mudah mengajak petani merubah paradigma dari pola’tanam dulu, baru kemudian jual’ ke arah ‘ apa saja yang dibutuhkan pasar, baru tanam sesuai permintaan pasar’ atau dengan kata lain menjadi petani pengusaha yang berorientasi pasar.


SMART (Cerdas)
Sudah berulangkali disampaikan dalam berbagai seminar motivasi maupun leadership bahwa salah satu syarat untuk sukses, selain bekerja KERAS, juga harus bekerja SMART.
Bekerja SMART berarti harus berani ‘beda’ dengan yang dilakukan sebelumnya, harus berani ‘beda’ dengan yang lainnya, atau dalam bahasa lainnya punya ‘nilai tambah’, ‘nilai lebih dalam persaingan’, unik dll.
Demikian pula apabila kita ingin mengajak petani keluar dari permasalahan ‘ketakberdayaan’ yang membuat terjebak dalam kehidupan yang serba berkekurangan, maka pilihan strategi harus ‘beda’ dengan sebelumnya, karena tidak mungkin kita mengharapkan hasil yang sangat berbeda, namun tetap menggunakan strategi yang sama terus menerus. Kita harus berani mengidentifikasi strategi lama apa saja yang sudah ‘out of date’ yang harus segera digantikan dengan strategi’baru dan beda’ yang mampu merubah kehidupan petani.
Mari kita coba identifikasi strategi lama antara lain :
1.Tanam dulu, baru kemudian jual
Kebiasaan petani menanam dulu tanpa melakukan penjajagan kebutuhan pasar secara cepat (Rapid Market Appraisal/RMA), membuat posisi petani selalu lemah, baik dalam penentuan harga maupun kemampuan memenuhi pasokan sesuai komoditi yang dihasilkan. Seringkali petani mendapatkan harga yang tidak layak karena masalah waktu jual yang tidak tepat karena sedang ‘banjir pasokan/ panen bersamaan  komoditi yang sama’, atau karena ternyata kebutuhan pasar hanya  sedikit, sedangkan  produksi melimpah, baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional.Ketidaktahuan dan ketidakmampuan petani dalam mengenal ‘karakteristik pasar yang terus berubah-ubah ’ membuat petani menjadi korban dari ‘mafia pasar’ yang seringkali mengelabuhi petani dengan berbagai macam trik.
 2.Yang penting kuantitas, bukan kualitas.
Sebagian petani masih berpikir tentang kuantitas, bukan kualitas, sehingga kurang menjaga kualitas sesuai permintaan pasar. Cara pandang petani yang mendasarkan pada persepsinya, bukannya persepsi konsumen, seringkali merugikan petani karena ketika memproduksi komoditi dalam jumlah  banyak tapi tak disukai konsumen atau harganya yang rendah , jelas akan menurunkan tingkat pendapatan petani secara langsung
 3.Memproduksi hanya berupa komoditi primer/ bahan mentah
Petani kita sangat tertinggal dalam memanfaatan teknologi tepat guna (TTG), terutama untuk penanganan pasca panen dan pengolahan lanjut. Hal ini dapat terlihat dari sedikitnya penyebaran TTG hasil dari litbang maupun LPM (Lembaga Pengabdian Masyarakat) Universitas didesa-desa. Padahal kita semua tahu dengan menjual komoditi primer/ bahan mentah maka harga yang diperoleh akan sangat rendah, tidak akan memperoleh nilai tambah dan komoditi akan mudah rusak alias tidak tahan lama.
1.Memproduksi dalam skala kecil
Sebagian besar petani kita mempunyai luas areal lahan yang sangat terbatas alias sempit, yang berakibat biaya produksi per satuan unit menjadi lebih tinggi dan sulit untuk memproduksi secara efisien. Hal ini berakibat ketika dihadapkan pada kompetitor lain yang mampu memproduksi dengan harga jual lebih rendah, maka petani kita akan kalah bersaing.
2.Menggunakan lebih banyak input luar (revolusi hijau)
Sejak Orde Baru berkuasa, maka pembangunan pertanian diarahkan menggunakan input luar tinggi berupa bibit hibrida, pupuk dan pestisida pabrik yang kita kenal dengan Revolusi Hijau yang diharapkan mampu menggenjot produksi untuk memenuhi ambisi swasembada pangan/beras. Petani mulai kehilangan kedaulatan atas lahannya dan bahkan penentuan jenis tanaman apa yang ditanam terutama padi telah ditentukan melalui prpgram BIMAS, INMAS, INSUS, SUPRA INSUS. Ketergantungan petani terhadap pihak luar dalam penyediaan baik modal maupun saprodi menjadi tinggi dan sayangnya nilai tukar harga produk pertanian berupa beras ditentukan oleh pemerintah dengan harga murah karena menganut politik beras murah. Jadi kalau mau jujur petani dikorbankan atas nama pembangunan.
3.Belum /kurang cerdas dalam pengelolaan keuangan/ finansial
Meskipun pertanian sebagai sebuah usaha , namun sebagian besar petani sebelum menentukan jenis usaha yang akan dikelolanya tidak mendasarkan pada hasil analisis usaha untuk memperoleh keuntungan yang uptimal. Demikian pula dalam manajemen keuangan, tidak dicatat secara  baik tentang pengeluaran/biaya dan pemasukan/pendapatan. Bahkan keuangannya tercampur dengan keuangan rumah tangga sehingga semakin menyulitkan dalam menetapkan profit yang didapat . Akibatnya meskipun secara perhitungan diatas kertas usahanya merugi namun kebanyakan para petani tidak menyadarinya. Petani belum membuat business plan/ rencana usahan pertanianya berupa rencana/ denah / sketsa  kebun/lahan dalam pengelolaannya.

Menjual secara individual dengan alasan karena :
1.Petani meminjam benih dari tengkulak setiap musim tanam, walaupun dengan pengembalian yang cukup besar yaitu misal 1 karung kacang tanah kembali 2 karung. Sebagian besar petani merasa tidak enak dan terpaksa kalau harus menjual ke pengusaha lain, karena sudah diberi pinjaman benih dan biaya panen.
2.Petani tidak cukup uang untuk biaya panen, sehingga lagi-lagi masih harus meminjam pada tengkulak.
3.Petani tidak bisa menahan produknya karena harus segera dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga terutama untuk kebutuhan makan sehari-hari.
4.Petani menjual secara sendiri-sendiri, dimana harga berbeda antara petani yang satu dengan yang lainnya dan terkadang petani langsung menjual sebelum sampai waktu panen (sistem ijon) sehingga harga dipermainkan oleh pengusaha.
5.Kekhawatiran selalu ada di benak petani, kalau terlambat jual barang rusak dan tidak ada yang beli sehingga begitu panen langsung dijual dilahan (pengusaha/tengkulak membawa truk ke lahan)

1.Tidak berperilaku sebagai inverstor -à bantuan  pemerintah yang sia sia
Sebagian petani masih asing dengan istilah investasi/tanam modal. Padahal nilai-nilai luhur yang ditanamkan sejak dulu merupakan perwujudan investasi seperti membawa anakan berupa cabutan dari hutan untuk ditanam didekat rumah atau lahan seperti tanaman asam dll. Demikian pula dalam pengelolaan benih secara swadaya dimana petani memisahkan hasil untuk dimakan dan untuk ditanam kembali sebagai benih. Namun dengan banyaknya bantuan baik benih maupun bibit, maka kebiasaan lama tersebut berangsur angsur punah, bahkan banyak petani yang menggantungkan bantuan benih dari pemerintah/LSM dll. Masih jarang ada petani yang sangat menyesal ketika bibit TUP (Tanaman Umur Panjang) yang diberi pihak lain tidak tumbuh alias mati karena berbagai sebab. Mereka akan meminta lagi dan bisa berulang-ulang, padahal kalau dilihat dari sisi investasi berapa banyak kerugian baik berupa tenaga waktu dan uang (meski bibitnya gratis). Demikian pula ketika Pemerintah mencanangkan “Gerakan Penaman Sejuta Pohon” yang terjadi adalah “menaman saja” bukannya menumbuhkan yang didalamnya termasuk kegiatan memelihara dan memastikan bahwa tanaman yang ditanam hidup dan bermanfaat.
1.Tingginya biaya pengeluaran rumah tangga petani untuk memenuhi adat-istiadat/sosial.

Seberapa besarpun  tambahan pendapatan  yang diperoleh petani, tetapi kalau masih “besar pasak daripada tiang” tetap saja kehidupan rumah tangga petani akan tetap terpuruk karena masih terjebak dalam “berpikir defisit ” bukannya “ berpikir asset/ kekayaan”. Maka sangat wajar kalau begitu banyak bantuan baik berupa hibah maupun kredit dari berbagai pihak untuk petani terus menguap begitu saja karena banyak yang salah dalam peruntukannya, termasuk mendanai kebutuhan konsumtip seperti  budaya pesta atas nama adat dll. Nilai-nilai Adat/.budaya yang luhur harus terus dipertahankan tanpa harus mengorbankan ekonomi petani.
Jadi untuk membantu petani menuju kemandirian, kita perlu mengajak petani merubah strategi diatas dengan strategi baru  yakni :

1.Memproduksi berdasar permintaan pasar

2.Menjaga kualitas dan sesuai dengan persepsi pasar

3.Melakukan perbaikan pasca panen dan pengolahan lanjut, dengan memanfaatkan TTG yang ada di berbagai institusi litbang., perguruan tinggi dll.

4.Memproduksi dalam skala besar melalui kebersamaan dalam perencanaan produksi.

5.Memperbanyak penggunaan input lokal

6.Meningkatkan kecerdasan keuangan/finansial

7.Menjual secara bersama (Collective marketing)

8.Bersikap sebagai seorang  investor dibidang pertanian (dalam arti luas)

9.Melakukan penghematan melalui kesepakatan budaya  bersama untuk menekan biaya kegiatan adat-istiadat/ sosial
   
Berpikir dan bertindak SMART selain merubah strategi lama, juga perlu melihat kendala yang ada diluar diri para petani  yang mempengaruhi hidupnya seperti:

1.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung pembangunan pertanian ( impor beras, tiadanya asuransi untuk petani karena bencana alam, tersendatnya pelaksanaan regorma agraria/ land reform, minimnya alokasi dana APBD untuk perbaikan infrastuktur pedesaan seperti  pengerasan (aspal atau semen)  jalan desa menuju  kota, sarana transportasi; irigasi/ embung, dam; tersedianya listrik pedesaan , telekomunikasi, pelabuhan dll.

2.Globalisasi dengan berbagai perangkat aturan yang mengatur perdagangan dunia yang lebih banyak menguntungkan petani negara maju dll.
SKILL
Sampai saat ini sebagian besar program pengembangan pertanian masih berkutat di seputaran hulu (produksi) yang terbukti dengan banyaknya layanan fasilitasi terkait hal-hal teknis produksi seperti konservasi lahan, cara/teknis  budidaya, pemupukan dll.
Belum banyak program pengembangan pertanian yang mengkaitkan hulu-hilir (pasar).
Dalam peradaban yang berubah begitu cepat, mau tak mau memaksa petani untuk harus secara cepat pula dalam merespon perubahan yang terjadi. Kecepatan dalam mengakses informasi menjadi hal yang sangat strategis dalam menyikapi perubahan yang cepat.
Petani selain dituntut mempunyai skill/ketrampilan dalam hal teknis budidaya, juga perlu memiliki beragam ketrampilan yang mendukung dalam mengakses pasar seperti :
1.Kemampuan mengakses informasi dengan memanfaatkan teknologi informasi (layanan SMS, website, email dsb)
2.Melakukan penjajagan pasar secara cepat,
3.Melakukan analisis usaha untuk memilih usaha yang paling menguntungkan
4.Membuat perencanaan produksi secara bersama dalam suatu hamparan untuk mencapai skala permintaan pasar.
5.Melakukan kontrol kualitas komoditi/produk secara tersistem
6.Melakukan negosiasi dengan para buyer/pembeli
7.Mengakses teknologi yang membantu petani dalam mengelola komoditi baik saat pasca panen maupun  pengolahan/prossesing  lanjut.
8.Mampu mengorganisir diri dalam produksi maupun dalam memasarkan secara bersama melalui wadah asosiasi petani
SPIRIT
 Spirit atau jiwa wirausaha/entrepreurship sebagian petani kita masih perlu ditingkatkan, karena memang pada awalnya sebagian besar belum dikenalkan dengan konsep wirausaha. Petani belum dibiasakan ‘bergaul ‘ dengan pola pikir dan cara bertindak para pembisnis yang sukses seperti pengusaha Bob Sadino,  yang mampu mengkaitkan hulu-hilir dalam memasarkan hasil komoditinya dengan mendirikan Kemp chick, atau para pekebun swasta pemasok swalayan dan ekspor dll . Sebagian petani kita masih melihat usaha tani sekedar meneruskan usaha orang tuanya atau hanya sekedar menyambung hidup selagi tidak ada pilihan lain untuk memperoleh pendapatan.
 Spirit ‘hidup hemat dengan jalan menabung atau berinvestasi ’  untuk meningkatkan aset/kekayaan keluarga petani yang dikelola , baik  dalam bentuk Kopdit, UBSP dll, yang kemudian dimanfaatkan untuk diinvestasikan lagi misal dalam bentuk membeli lahan, benih, bibit ataupun dalam bentuk membeli ternak
 Spirit solidaritas hidup dalam kebersamaan dalam berbagai bentuk seperti dalam wadah Asosiasi Petani yang mampu merubah ataupun mengurangi  ketergantungan para petani pada pihak luar, baik berupa kebijakan yang tidak memihak petani seperti akses yang sulit terhadap pinjaman modal usaha, ketersediaan informasi harga, informasi teknologi  dll,  sehingga lebih mudah bagi para petani untuk menuju kemandirian.
 Kita tahu kekuatan dari sebuah solidaritas seperti yang ditunjukkan  solidaritas buruh di Polandia yang akhirnya mampu menjungkirbalikkan penguasa yang menindas, kita juga tahu bahwasannya solidaritas mampu merubah wajah dunia sehingga mampu menghapuskan tindakan yang tidak adil seperti perbudakan, diskriminasi warna kulit dll.

Kita harus bisa membuktikan bahwa  solidaritas para petani kalau sungguh-sungguh lahir dari lubuk hati para petani akan menjadi kekuatan yang luar bisa dalam merubah berbagai kebijakan yang tidak menguntungkan petani termasuk didalamnya harga yang tidak layak
Pertanyaannya, SIKAP dimulai dari mana ?

 Dari yang ada
Dari diri sendiri
Dari sekarang
Salam sukses selalu
Read More

PISANG RAJA NANGKA

Deskripsi
Pisang ini kulit buahnya tetap berwarna hijau walaupun sudah matang. Kulit buah ini agak tebal. Buahnya berukuran besar, panjangnya dapat mencapai 28 cm. Bentuk buah melengkung. Walaupun berukuran agak besar, pisang - yang berasal dari Malang, Jawa Timur, - ini hanya berbobot 150-180 g per buah. Daging buah berwarna kuning kemerahan dengan rasa manis sedikit asam dan aroma harum.

Manfaat
Buahnya merupakan produk utama pisang. Pisang dimanfaatkan baik dalam keadaan mentah, maupun dimasak, atau diolah menurut cara-cara tertentu. Pisang dapat diproses menjadi tepung, kripik, 'puree', bir (Afrika), cuka, atau didehidrasi. Daun pisang digunakan untuk menggosok lantai, sebagai alas 'kastrol' tempat membuat nasi 'liwet', dan sebagai pembungkus berbagai makanan. Serat untuk membuat kain dapat diperoleh dari batang semunya. Bagian-bagian vegetatif beserta buah-buah yang tidak termanfaatkan digunakan sebagai pakan ternak; bagian-bagian vegetatif itu khusus dimanfaatkan jika pakan ternak dan air sulit diperoleh (batang semu itu banyak mengandung air). Tanaman pisang (atau daun dan buahnya) juga memegang peranan dalam upacara-upacara adat, misalnya di Indonesia, untuk upacara pernikahan, ketika mendirikan rumah, dan upacara keagamaan setempat. Dalam pengobatan, daun pisang yang masih tergulung digunakan sebagai obat sakit dada dan sebagai tapal dingin untuk kulit yang bengkak atau lecet. Air yang keluar dari pangkal batang yang ditusuk digunakan untuk disuntikkan ke dalam saluran kencing untuk mengobati penyakit raja singa, disentri, dan diare; air ini juga digunakan untuk menyetop rontoknya rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Cairan yang keluar dari akar bersifat anti-demam dan memiliki daya pemulihan kembali. Dalam bentuk tepung, pisang digunakan dalam kasus anemia dan casa letih pada umumnya, serta untuk yang kekurangan gizi. Buah yang belum matang merupakan sebagian dari diet bagi orang yang menderita penyakit batuk darah (haemoptysis) dan kencing manis. Dalam keadaan kering, pisang bersifat antisariawan usus. Buah yang matang sempurna merupakan makanan mewah jika dimakan pagi-pagi sekali. Tepung yang dibuat dari pisang digunakan untuk gangguan pencernaan yang disertai perut kembung dan kelebihan asam.

Syarat Tumbuh
Dengan pertumbuhannya yang sangat cepat dan terus-menerus, yang akan mengakibatkan hasil yang tinggi, pisang memerlukan tempat tumbuh di iklim tropik yang hangat dan lembap. Walaupun begitu, pisang ini sangat menarik sehingga orang menanamnya juga persis di batas daerah ekologiny4, yang di tempat itu kecepatan tumbuh rata-ratanya hanya dapat mendukung hasil yang minim saja. Suhu merupakan faktor utama untuk pertumbuhan. Di sentra-sentra produksi utamanya suhu udara tidak pernah turun sampai di bawah 15° C dengan jangka - waktu yang cukup lama; suhu optimum untuk pertumbuhannya adalah sekitar 27° C, dan suhu maksimumnya 38° C. Di dataran tinggi daerah ekuator, pisang tak dapat tumbuh pada ketinggian di atas 1600 m dpl. Kebutuhan akan penyinaran belum dipahami benar. Kebanyakan pisang tumbuh baik di lahan terbuka, tetapi kelebihan penyinaran akan menyebabkan terbakar-matahati (sunburn). Dalarn keadaan cuaca berawan atau di bawah naungan ringan, daur pertumbuhannya sedikit panjang dan tandannya lebih kecil. Pisang sangat sensitif terhadap angin kencang, yang akan merobek-robek daunnya, menyebabkan distorsi tajuk dan dapat merobohkan pohonnya. - Diperlukan pasokan air yang ajek; untuk pertumbuhan optimalnya curah hujan hendaknya 200-220 mm, dan kelembapan tanahnya jangan kurang dari 60-70% dari kapasitas lapangan, jadi sebagian besar lahan memerlukan pengairan tambahan. Tanah yang paling baik untuk pertumbuhan pisang adalah tanah liat yang dalam dan gembur, yang memiliki pengeringan dan aerasi yang baik. Kesuburan yang tinggi akan sangat menguntungkan dan kandungan bahan organiknya. hendaknya 3% atau lebih. Tanaman pisang toleran terhadap pH 4,5-7,5.

Pedoman Budidaya
Pisang umumnya diperbanyak dengan anakan. Anakan yang berdaun pedang-lah yang lebih disenangi petani, sebab pohon pisang yang berasal dari anakan demikian akan menghasilkan tandan yang lebih besar pada panen pertamanya (tanaman induk). Bonggol atau potongan bonggol juga digunakan sebagai bahan perbanyakan. Bonggol ini biasanya dibelah dua dan direndam dalam air panas (52° C) atau dalam larutan pestisida untuk membunuh nematoda dan penggerek penggerek sebelum ditanamkan. Kini telah dikembangkan kultur jaringan untuk perbanyakan secara cepat, melalui ujung pucuk yang bebas-penyakit. Cara ini telah dilaksanakan dalam skala komersial, tetapi adanya mutasi yang tidak dikehendaki menimbulkan kekhawatiran. Penanaman pada umumnya dilakukan pada awal musim hujan. Bahan perbanyakan biasanya ditanamkan sedalam 30 cm. Pisang dapat dijadikan tanaman utama atau tanaman pencampur pada sistem tumpang sari. Pisang biasanya ditanam sebagai tanaman perawat (nurse drop) untuk tanaman muda coklat, kopi, lada, dan sebagainya. Juga dapat digunakan sebagai tanaman sela pada perkebunan karet atau kelapa sawit yang baru dibangun, atau ditanam di bawah pohon-pohon kelapa yang telah dewasa. Jika ditanam sebagai tanaman utama, pisang biasanya ditumpangsarikan dengan tanaman semusim.

Pemeliharaan
Penyiangan berulang-uiang diperlukan sampai pahon-pohon pisang dapat menaungi dan menekan gulma. Gulma diberantas dengan cara-cara mekanik (dibabat, dibajak, - dan sebagainya) atau dengan tangan: Herbisida pratumbuh cukup efektif, dan jika tanaman telah mencapai tinggi 1,5 m atau lebih, dapat digunakan herbisida kontak. Pisang memerlukan sejumlah besar hara. Di pekarangan pemakaian pupuk kandang dan kompos dianjurkan, yang dikombinasikan dengan 0,25 kg urea dan kalium nitrat (muriate of potash) setiap tiga bulan untuk masing-masing rumpun. Pengairan diperlukan di areal yang memiliki musim kemarau panjang, tetapi juga jika curah hujannya kurang dari 200-220 mm bulan. Air dapat dialirkan melalui parit atau disemprotkan; kini pengairan-tetesan (drip irrigation) telah banyak diterima. Selama putaran pemangkasan ringan, daun-daun yang layu dipotong agar diperoleh mulsa dan untuk menghindari sumber infeksi melalui penyakit-penyakit daun. DI perkebunan skala komersial beberapa tindakan lain dilakukan untuk rnempertahankan produktivitas yang tinggi dan untuk menjamin buah berkualitas baik untuk pasatan (ekspor). Tindakan-tindakan itu mencakup pembuangan anakan, pembuangan tunggui-tunggul, pemotongan jantung pisang, dan pengurangan tandan buah. Setiap 6-12 minggu tanaman pisang dibuangi anakannya, hanya ditinggalkan satu tanaman induk (yang sedang berbuah), satu batang anakan (yang tertua), dan dalam hal tanaman-sirung (ratoons), satu tanaman cucu. Pada kepadatan yang rendah, setiap rumpun dapat berisi 2 batang induk berikut 2 anakannya. Jadi, untuk menghindari berjejalnya batang, dan untuk mengatur panen yang berurutan dalam setiap rumpun, satu anakan disisakan pada satu pohon induk setiap 6-10 bulan (atau lebih untuk daerah beriklun sejuk) untuk menghasilkan tandan berikutnya. Hanya anakan yang sehat dan tertancap dalam yang boleh disisakan. Penyangga atau tali dapat memberikan dukungan tambahan bagi tanaman yang berisi tandan buah; topangan ini akan menghindarkan tanarnan dari patahnya batang karena keberatan oleh tandan. Jantung pisang hendaknya segera dibuang setelah 2 sisir terakhir dari tandan itu muncul. Pada waktu yang bersamaan, satu atau dua sisir terakhir mungkin perlu dibuang untuk meningkatkan panjangnya masing-masing buah pisang yang tersisa, dan tandan itu mungkin perlu dikarungi. Karung itu dapat berupa kantung plastik yang telah diberi insektisida, maksudnya untuk menghindari kerusakan oleh serangga, burung, debu, dan sebagainya, dan untuk menaikkan suhu tandan, memajukan pertumbuhan buah, terutama untuk daerah beriklim dingin.

Hama dan Penyakit
Sigatoka kuning atau bercak daun merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya. Penyakit ini disebabkan oleh Mycosphaerella musicola (tahap konidiumnya disebut Cercospora musae) yang endemik untuk Asia Tenggara, dan hanya dijumpai pada pisang. Bercak daun ini menyebabkan kematian dini sejumlah besar daun pisang, menyebabkan tandan buah mengecil dengan sedikit sisiran, dan individu buah pisang yang kurang penuh. Penyakit layu Fusarium atau penyakit Panama disebabkan , oleh Fusarium oxysporum f. cubense. Penyakit ini berupa jamur tanah yang meriyerang akar kultivar-kultivar pisang yang rentan, dan menyumbat sistem pembuluh, sehingga tanaman akan layu. Satu-satunya cara pemberantasan ialah penghancuran fisik atau kimiawi (herbisida) pada tanaman yang terserang dan tetangga-tetangganya; lahan hendaknya dikosongkan dan dipagari, serta dikucilkan dari penanaman dan aliran pengairan. Penyakit layu bakteri atau penyakit Moko disebabkan oleh Pseudomonas solanacearum, dan dapat membunuh pohon pisang yang tersexang hanya dalam jangka waktu satu-dua minggu. Bakteri ini dapat ditularkan secara mekanik, tetapi biovar 1-SFS adalah galur yang ditularkan oleh serangga, dan dianggap sebagai galur yang paling berbahaya. Pemberantasannya mencakup desinfeksi semua peralatan yang digunakan dalam berbagai pengolahan pertanian dan penghancuran tanaman yang terserang, beserta tetangga-tetangganya. Fumigasi dan pengkarantinaan lahan yang terserang sangat dianjurkan. Penyakit ini umum,di belahan bumi barat; di Asia Tenggara hanya ada di Filipina (Mindanao). Penyakit-penyakit virus mencakup penyakit pucuk menjurai (bunchy top), mosaik, dan mosaik braktea. Penyakit pucuk menjurai dan penyakit mosaik ditularkan oleh afid [afid pisang, (Pentalonia nigronervosa), menyebabkan pucuk pisang menjurai; afid jagung (Rhopalosiphum maidis), dan afid kapas (Aphis gossypii), kesemuanya itu adalah vektor-vektor untuk penyakit mosaik]. Pernberantasan penyakit-penyakit ini mencakup tindakan karantina, pemeriksaan secara teratur dan penghancuran tanaman yang terserang, penggunaan bahan perbanyakan yang. bebas virus, pembuangan inang alternatifnya, dan pemberantasan vektor-vektornya. Serangga hama yang paling berbahaya adalah kumbang penggerek pisang (Cosmopolitis sordidus).Hama ini berasal dari Asia Tenggara, tetapi telah tersebar ke semua areal penanaman pisang. Yang paling merusak adalah Iarvanya: larva-larva itu menggerek bonggol dan menjadi pupa di lorong-lorong yang dibuatnya. Sebagian besar jaringan bonggol akan rusak, akibatnya akan menurunkan kemampuan pengambilan air dan hara, juga kemampuan tertancapnya tanaman. Serangga dewasanya meletakkan telur pada jaringan-jaringan bonggol atau di sekitarnya. Langkah pemberantasannya mencakup pencacahan bonggol dan batang semu agar pembusukan berlangsung lebih cepat, menjerat dan menangkap serangga-serangga dewasa, menggunakan bahan perbanyakan yang tidak terserang, merusak tempat berlindung dan tempat makan serangga dewasa dengan cara menjaga kebersihan lahan di sekitar tanaman, dan menggunakan insektisida. Dua macam 'thrips' menyerang tanaman pisang. 'Thrips' bunga, "thrips florum, berukuran kecil, dapat memasuki buah yang sedang berkembang ketika brakteanya masih ada. Serangga ini bertelur di situ dan memakan buah-buah yang muda, menyebabkan buah berkulit kasar dan kadang-kadang menjadi pecah-pecah. 'Thrips' merah karat (Chaetanaphothrips signipennis) memakan bagian-bagian tempat perlekatan buah pisang pada tandannya, menimbulkan warna kemerah-merahan. Pemberantasan hama ini dilakukan dengan insektisida atau pembungkusan tandan; membantu koloni semut berada di sekitar tempat itu juga dapat bermanfaat. Nematoda-pelubang (Radopholus similis) adalah jenis nematoda yang paling merusak. Bercak-bercak atau bintik bintik hitam pada akar menunjukkan adanya serangan yang kemudian diikuti oleh infeksi jamur. Tanaman yang terserang hebat hanya tinggal berupa batang berakar busuk, yang mudah roboh jika telah terbentuk tandan buah. Langkah-langkah pemberantasannya mencakup pembuangan tanaman yang terserang, 

Panen dan Pasca Panen
Panen Buah pisang dipanen ketika masih mentah. Tingkat kematangan diperkirakan dari adanya siku-siku pada individu buah; buah yang penampang melintangnya lebih bulat berarti lebih matang. Sewaktu berat buah meningkat dengan cepat sejalan dengan menghilangnya siku-siku pada buah, buah pisang juga menjadi lebih rentan terhadap kerusakan selama pengangkutan, dan buah itu tidak dapat bertahan lama, karenanya harus dipetik lebih awal. Untuk memanen pisang diperlukan 2 orang, si pemanen dan si pengumpul. Si pengumpul menyandang bantalan bahu untuk menahan jatuhnya tandan setelah si pemanen menusuk batang pisang dengan parang, sehingga bagian atas pohon beserta tandannya merunduk. Diperlukan satu galah bambu untuk menopang tandan sampai menyentuh bantalan di bahu: Setelah tandan itu merendah dengan cara begitu, si pemanen memotong gagang tandan dengan menyisakan sebagian gagang yang masih berada pada tandan, yang digunakan sebagai pegangan. Tandan-tandan itu kemudian diangkut dengan hati-hati ke ruangan pengepakan melalui sistem kabel atau dengan gerobak yang ditarik oleh traktor. Penanganan pasca panen Tandan yang telah dipanen kemudian dipotong menurut sisiran, dan bekas-bekas bunga pada sisiran itu dibuangi, sisiran dicuci, disortir, dan dipak dalarn kotak-kotak karton. Sebagai tambahan, buah pisang itu diperlakukan dengan fungisida untuk menghindari busuknya sisiran buah itu. Daya simpan pisang mentah berkisar antara 21-30 hari pada suhu 13-15° C. Kalsium karbida (CaC2) atau larutan etefon dapat digunakan untuk mematangkan buah tua-mentah. Pada perlakuan kalsium karbida, buah pisang dikenai bahan ini selama 24-36 jam dalam sebuah wadah tertutup, sedangkan pada perlakuan etefon, pencelupan selama 5 menit sudah cukup efektif. Pada pengusahaan secara komersial besar-besaran digunakan gas etilena. Pisang diperlakukan selama 24 jam dalam kamar tertutup yang berisi etilena dan suhunya dipertahankan 14-18° C. Setiap 24 jam sekali kamar dibuka untuk ventilasi sampai buah-buah pisang itu mencapai warna yang disenangi konsumen.
Read More

Analisis (investasi) usahatani pisang

Read More

INVESTASI PISANG SKALA BESAR DAN INTENSIF


Uraian Proyek
Perkebunan  pisang  yang  diusahakan  terus  menerus
dengan mudah di temukan di benua Amerika (Meksiko),
Jamaika, Amerika Tengah, Panama, Kolombia, Ekuador
dan Asia Tenggara. Di negara tersebut budidaya pisang
merupakan industri yang didukung oleh   kultur teknis
yang  prima  dan  stasiun  pengepakan  yang  modern  &
memenuhi  standar  internasional.  Hal  tersebut
menunjukkan  bahwa  pisang  merupakan  komoditas
perdagangan  yang  menguntungkan.  Buah  pisang
dimanfaatkan  baik  dalam  keadaan  mentah,  maupun
dimasak, atau diolah menurut cara-cara tertentu. Pisang
dapat  diproses  menjadi  tepung,  kripik,  'puree',  bir
(Afrika), cuka, atau didehidrasi. Limbah pisang banyak
dimanfaatkan untuk berbagai keperluan mulai dari bahan
baku pakan ternak, bahan kerajinan, serat kain dan lain
sebagainya.  Budidaya  pisang  bulu  ini  direncanakan
dilakukan diatas lahan seluas 230 ha.
Kondisi Eksisting
Budidaya pisang di Kabupaten Kendal tersebar
di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal.
Pada  tahun  2009  budidaya  pisang  raja  bulu
produksinya  mencapai  32  ton  per  minggu  yang
ditanam diatas lahan 120 Ha Kondisi ini menunjukkan belum
optimalnya produksi  pisang raja di Kabupaten
Kendal.
Analisis pasar
Oleh karena ketersediaan bahan baku baik pisang raja
 sangat  melimpah  dan  terus  meningkat  sejalan
dengan  permintaan  pasar  saat  ini  meningkat.  Harga
pisang raja bulu di tingkat petani mencapai Rp. 5000
rupiah persisir sedangkan di tingkat pasar semarang, solo
dan daerah sekitarnya sudah mencapai angka Rp. 10.000
persisir. Letak Kabupaten Kendal yang berada di jalur
pantai  utara  akan  mempermudah  pemasaran  dan
memiliki potensi pasar yang sangat besar.
Analisis Keuangan
Biaya Investasi : Rp  32.758.900.000
Profit/ha/tahun : Rp      172.800.000
BCR : 1,42
Aspek Legal & Bentuk Kerjasama
Lahan  milik  masyarakat  dan  telah  terbentuk
klaster.
Pola kerjasama dapat dilakukan dalam dua cara.
1. Pertama,  dilakukan  dengan  metode  inti  plasma
dimana petani diberikan modal awal kemudian hasi
perkebunan  dijual  kepada  investor  dan  investor
hanya membangun kebun induk dengan luasan yang
lebih kecil dan wisata agro.
2. Kedua, investasi murni
Read More

SUPAYA AWET MUDA


"MANFAAT PISANG DALAM DUNIA KEDOKTERAN"

"Buah "pisang" dikonsumsi oleh mayoritas penduduk dunia, bahkan di beberapa negara, "pisang" merupakan makanan pokok."

Buah "pisang" sangat kaya akan vitamin sebagai sumber energi dan kalori bagi tubuh. Buah "pisang" mengandung:

-. Kadar gula yang sangat tinggi, yaitu mencapai 24 % dari besar buahnya.

-. Air sebanyak 70 - 78 %.

-. Protein sebanyak 0,34 - 1,2 %.

-. Lemak sebanyak 0,4 - 0,9 %.

-. Selulosa sebanyak 0,5 - 1 %.

-. Vitamin A, B1, B2, B6 dan B12,  C.

-. Garam mineral.

-. Potasium.

-. Kalsium, zat besi,  tembaga, kalium dan fosfor (yang disebut garam cerdas).

-. Zat pectin.

Disamping itu,  "pisang" juga mengandung zat kanji dan zat tanin.

"Pisang"
 merupakan buah yang sangat penting dan dikonsumsi oleh masyarakat karena disamping harganya bisa dijangkau juga karena mempunyai banyak manfaat, antara lain:

1. Sebagai anti penuaan dini.

2. Sumber energi bagi tubuh.

3. Sumber vitamin A, B dan C bagi
tubuh.

4. Mengandung banyak garam
mineral.

5. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

6. Membantu pertumbuhan otak.

7. Membantu mengobati borok lambung.
Selain sebagai makanan, buah "pisang" juga merupakan obat bagi orang yang kelelahan, orang yang kurus dan orang yang menderita berbagai penyakit, misalnya penyakit jantung, ginjal, lever dan lain-lain.

Namun, buah "pisang" tidak cocok bagi penderita diabetes dan obesitas, karena "pisang"mengandung zat gula. Selain itu, buah "pisang"juga tidak banyak mengandung serat polyesten) sehingga bagi penderita sembelit disarankan untuk tidak makan "pisang" dalam jumlah banyak.

(Sunber: Ensiklopedi Kemukjizatan Ilmiah Dalam Al-Qur'an dan Sunah).

Read More

TAMAN Babylonia.

Babylon, ibukota dari babylonia, imperium kuno Mesopotamia merupakan sebuah kota yang terletak di dekat sungai Euphrates yang sekarang dikenal sebagai Irak selatan.
Berdasarkan sejarah, dinasti pertama dari Babylon didirikan oleh Hammurabi pada masa Neo-Babylonian setelah kehancuran imperium Assyrian. Babylon menjadi salah satu kota terpenting pada zaman Timur Tengah kuno ketika Hammurabi (1792-1750 BC) menjadikannya ibukota kerajaan Babylonia.

Literature bangsa babylonia dibangun dengan sangat bagus dan rekaman cuneiform yang berhasil ditemukan menunjukkan agama, sejarah dan ilmu pengetahuan sangat berkembang.

Obat-obatan, kimia, alchemy, botany, matematika dan astronomi juga dipraktekkan. Agama dan tulisan kuno yang berbentuk cuneiform ini berasal dari kebudayaan Sumer yang lebih tua. Mereka juga mengembangkan bentuk abstrak dari tulisan berdasarkan symbol cuneiform (berbentuk baji). Tulisan ini ditulis di tanah lempung yang basah dan dibakar dibawah terik matahari.

“Dongeng tentang penciptaan” bangsa babylonia ditulis dalam tujuh lembaran tanah liat dan ditampilkan serta dibacakan pada festival tahun baru di Babylon. Lembaran-lembaran ini mengisahkan tentang kesuksesan Tuhan Kota Babylon, Marduk dan bagaimana Marduk bisa menjadi tuhan tertinggi, raja semua tuhan yang ada di surga dan bumi.

Bangsa Babylonia mempunyai system angka yang lebih maju dari yang kita miliki sekarang, dengan system posisi dengan dasarnya 60. Mereka juga membuat tabel untuk membantu dalam proses perhitungan. Mereka membagi hari sama seperti yang sekarang kita lakukan, 24 jam dengan 60 menit untuk setiap jam dan setiap menit 60 *******

Adat kebiasaan bangsa Babylonia ini ikut mempengaruhi bangsa Assyria dan turut memberikan kontribusi terhadap sejarah Timur Tengah dan Eropa Barat dikemudian hari.

Babylonia mengalami kemerosotan dan jatuh kedalam anarki sekitar 1180 BC, tetapi kemudian tumbuh berkembang kembali sebagai Negara bagian dari imperium Assyria setelah abad ke 9 BC.

Babylon akhirnya dihancurkan pada 689 BC oleh bangsa Assyria dibawah kepemimpinan SennaCherib, tetapi kembali dibangun lagi. Nabopolassar mendirikan apa yang sekarang dikenal sebagai Chaldean atau Imperium baru Babylonia pada 625 BC, dan akhirnya mencapai masa keemasannya dibawah pemerintahan anaknya Nebuchadnezzar (604-562 BC).

Kejayaan serta kemegahan Babylon menjadi terkenal dan melegenda sejak naik tahtanya Nebuchadnezzar, yang dipercayai sebagai pendiri Taman Bergantung Babylonia.

Disebutkan bahwa taman itu dibangun oleh Nebuchadnezzar untuk menghibur istrinya atau selirnya yang sangat gemar berada didaerah yang dikelilingi oleh pegunungan. Semenjak itulah taman bergantung, satu dari tujuh keajaiban dunia diperkirakan ada.


Dalam literature Babylonia, tidak ditemukan adanya rekaman sejarah tentang taman bergantung, dan laporan yang sangat deskriptif berasal dari ahli sejarah bangsa Yunani. Dalam lembaran tanah liat yang berasal dari periode Nebuchadnezzar, deskripsi tentang istananya, kota Babylon dan dindingnya ditemukan, tetapi tidak ada satupun referensi yang ditemukan tentang taman bergantung.

Sebagian ahli sejarah percaya bahwa legenda taman bergantung hanyalah cerita campuran tentang taman dan pohon palm di Mesopotamia, istana Nebuchadnezzar, the tower of Babel, dan ziggurats yang diceritakan oleh tentara Alexander ketika mereka kembali ke kampung halamannya.

Tower of Babel

Ziggurats


Pada abad ini, beberapa struktur yang diperkirakan adalah bagian dari taman bergantung ditemukan. Archeologists sedang mengumpulkan bukti untuk mencapai kesimpulan tentang lokasi taman, system irrigasinya, dan wujud aslinya.

Sumber dari bangsa Yunani menyebutkan bahwa taman bergantung berbentuk quadrangular, setiap sisi panjangnya 4 plethora, terdiri dari arched vaults di pondasinya. Taman ini mempunyai tumbuhan yang ditanam diatas permukaan tanah, dan akar dari tanaman ini melekat di teras bagian atas, bukan didalam bumi. Seluruh massanya didukung oleh colom batuan. Air dipompa ke atas dan dibiarkan mengalir menuruni lereng, mengairi tumbuh-tumbuhan.

Penggalian archeology terbaru berhasil menemukan pondasi dari istana Nebuchadnezzar. Penemuan lainnya yang mendukung adanya taman bergantung termasuk kolong bangunan dengan dinding yang tebal dan irrigasi yang dekat dengan istana selatan.

Sekelompok archeologist melakukan survey di istana selatan dan merekonstruksi kolong bangunan sebagai taman bergantung. Ahli sejarah Yunani, Strabo, mengatakan bahwa taman bergantung terletak di sungai Euphrates.

Yang lainnya berpendapat bahwa lokasinya sangat jauh dari sungai Euphrates berdasarkan penemuan dari kolong bangunan yang terletak beberapa ratus yard dari sungai.

Tempat beradanya istana telah direkonstruksi dan diperkirakan taman bergantung terletak didaerah yang merentang dari sungai ke istana. Dinding yang massif, tebal 25 kaki baru-baru ini ditemukan di pinggir sungai, yang kemungkinan merupakan langkah untuk membentuk teras yang dideskripsikan dalam referensi yunani.

Sampai saat ini, legenda Taman Bergantung masih belum bisa dipastikan kebenarannya dan masih belum bisa dikatakan juga itu hanya dongeng belaka. Archeologist masih sedang berusaha mencari bukti peninggalan zaman Nebuchadnezzar.

Pada tahun 538 BC, pemimpin terakhir Babylonia menyerah kepada Cyrus Agung dari Persia. Dan ini adalah pertanda berakhirnya dinasti Chaldean dan Babylonia.
Read More

Budidaya Pohon Sengon

Read More

whatshap

Diberdayakan oleh Blogger.

Categories

Update Harga Tanaman Terbaru 2026

SINOX NURSERY Jl. Villa Siberi, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah Telp: 0852 9237 7579 | WA: 085 848 976 777 Email:...

Cari Blog Ini

Chat WA Sinox Nursery

CHANEL YOUTUBE SINOX NURSERY

GOOLE MAP ALAMAT KAMI

Alamat:
Jl. Villa Siberi KM.1 Gunungpati, Semarang.
WA Admin1: 085292377579 atau Admin2: 0858 4897 6777
Konsultasi Taman: 0838 6006 122 atau 089 654 271 270
Email: sinoxnursery2@gmail.com

SINOX NURSERY

“Bersama tanaman, kami bantu ciptakan hunian yang indah, segar, dan nyaman.”

Rental tanaman, toko tanaman hias , toko tanaman terdekat, tukang taman, jasa taman, sewa tanaman, rumput gajah mini, tanaman pucuk merah, tanaman kacangan, toko tanaman buah, taman pabrik, taman pom bensin

Kode Iklan Atas



© Copyright SINOX NURSERY