Ide Taman Depan Rumah agar Terlihat Luas dan Menarik – Sinox Nursery
Taman depan rumah memiliki peran penting sebagai wajah dari hunian Anda. Area kecil sekalipun bisa disulap menjadi taman yang asri, rapi, dan tampak luas dengan penataan yang tepat. Dengan memilih jenis tanaman dan elemen taman yang sesuai, rumah Anda akan terlihat lebih segar dan menawan.
1. Pilih Tanaman dengan Ukuran yang Proporsional
Untuk taman dengan lahan terbatas, hindari menanam pohon besar yang membuat area terasa sempit. Sebagai gantinya, gunakan tanaman berukuran sedang atau kecil seperti:
Rumput Gajah Mini untuk menutupi tanah dengan tampilan hijau bersih.
Lidah Mertua dan Adam Hawa untuk mempercantik sudut dinding.
Aglonema, Puring, atau Sambang Darah untuk memberikan warna dan tekstur alami.
Susun tanaman tinggi di bagian belakang dan tanaman rendah di bagian depan agar taman terlihat lebih dalam dan luas.
2. Tambahkan Batu Alam dan Jalan Setapak
Jalan setapak dari batu alam atau koral putih tidak hanya berfungsi sebagai akses berjalan, tetapi juga menambah kesan alami dan mempertegas garis taman. Pola diagonal atau melengkung bisa memberikan efek ruang yang lebih panjang.
3. Manfaatkan Pot dan Vertical Garden
Untuk taman yang sangat terbatas, gunakan pot-pot kecil dan susun secara vertikal di dinding. Konsep vertical garden sangat cocok diterapkan di area sempit. Beberapa tanaman yang ideal untuk vertical garden antara lain sirih gading, suplir, dan pakis.
4. Padukan Warna Hijau dengan Aksen Cerah
Agar taman terlihat lebih menarik, padukan berbagai warna daun dan bunga. Warna hijau segar bisa dikombinasikan dengan tanaman bercorak merah, ungu, atau kuning seperti Croton atau Bougenville Mini. Perpaduan ini menciptakan kesan hidup tanpa membuat taman tampak penuh.
5. Manfaatkan Sudut dan Pinggiran Jalan
Gunakan area pinggir jalan masuk untuk menanam tanaman pagar mini seperti Buxus atau Teki Mini. Penataan yang simetris dan rapi membantu menciptakan tampilan taman yang luas dan tertata. Tambahkan satu atau dua pot besar di salah satu sisi taman sebagai titik fokus yang menarik perhatian.
6. Tambahkan Pencahayaan Taman
Pencahayaan lembut di antara tanaman atau di bawah pohon kecil akan memperindah taman pada malam hari. Lampu taman juga membantu menonjolkan keindahan elemen batu, rumput, dan tanaman hias di malam hari.
Wujudkan Taman Impian Anda bersama Sinox Nursery
Sinox Nursery siap membantu Anda menghadirkan taman depan rumah yang indah, rapi, dan tampak luas. Kami menyediakan layanan pembuatan dan perawatan taman rumah serta kantor di Semarang, lengkap dengan berbagai pilihan tanaman hias, rumput taman, hingga desain taman minimalis.
Layanan kami mencakup:
Desain taman minimalis dan vertical garden
Penataan rumput taman dan pot hias
Jual berbagai jenis tanaman hias dan bonsai siap pajang
Layanan antar dan pemasangan area Semarang dan sekitarnya
Hubungi Kami
WhatsApp / Telepon: 0852-9237-7579
Alamat: Jl. Villa Siberia KM.1, Gunungpati – Semarang
17 Jenis Tanaman Vertical Garden Versi Sinox Nursery Semarang
Vertical garden kini sangat digandrungi oleh pecinta tanaman. Vertical garden sendiri merupakan cara menyusun taman pada bidang tegak lurus atau vertikal seperti dinding. Selain memangkas tempat, taman jenis ini juga dapat menambah nilai estetis rumah. Banyak sekali jenis tanaman vertical garden yang bisa dipilih.
Vertical garden bisa jadi alternatif bagi kamu pecinta tanaman hias dan butuh kesegaran dalam rumah tanpa harus memakan banyak tempat. Tapi, sebelum mulai menggunakan vertical garden, kenali dulu jenis-jenis tanaman yang cocok untuk taman vertikal. Pasalnya, vertikal garden membutuhkan jenis tanaman yang mudah perawatannya dan tahan terhadap cuaca ya.
1. Lili Paris
Tanaman hias dengan daun menjuntai seperti padi dengan warna hijau putih ini memiliki perawatan yang sangat mudah dan tahan terhadap sinar matahari. Lili paris atau bernama latin Chlorophytum Comosum seringkali digunakan sebagai tanaman penghias taman kota dan cocok diaplikasikan pada vertical garden.
2. Bunga Lipstik
Bernama latin Aeschynantus Radicans, Bunga Lipstik merupakan tanaman dengan daun hijau mungil yang berkilau dan warna bunga merah tua bagai lipstik. Tanaman ini tidak membutuhkan tanah terlalu dalam, sangat cocok diaplikasikan di dalam ruangan maupun sebagai tanaman outdoor. Bunga Lipstik sering dijumpai sebagai tanaman hias gantung yang dapat tumbuh baik di dalam maupun luar ruangan.
3. Dollar Plant
Sesuai namanya, tanaman ini memiliki bentuk daun seperti koin dollar dengan bentuk dahan memanjang dan daun yang tak begitu rapat. Dollar plant sangat tepat untuk aplikasi taman vertikal karena memiliki daya cengkram yang kuat pada dinding dengan jenis plesteran kamprot atau finishing kasar.
4. Sirih Gading
Tanaman rambat bernama latin Epipremnum Aureum ini tentu sudah popular didengar. Sirih gading sangat cocok pada taman vertikal karena bisa diatur cara merambatnya, juga memiliki umur yang sangat panjang, serta perawatan yang sangat mudah.
5. Tradescantia
Tradescantia memiliki daun dengan campuran warna unik seperti garis ungu, hijau, putih, dan silver. Dengan bentuk menjuntai. Warnanya yang indah akan membuat tampilan vertical garden makin estetis. Apalagi diletakkan pada kawasan perumahan yang asri dan segar, akan membuat tampilan rumah semakin menawan ya.
6. Tanduk Rusa
Tanduk rusa atau bernama latin platycerium bifurcatum, memiliki berbagai bentuk yang beragam dan unik yang menyerupai tanduk hewan rusa. Tanaman ini biasanya menempel pada pohon yang menjadi inang. Tanduk rusa sangat cocok diaplikasikan pada taman vertikal karena bentuknya yang harus menempel dan berdiri pada pohon serta perawatannya yang mudah.
7. Bunga Anggrek
Siapa yang tak kenal tanaman satu ini? Bunganya yang indah dan bentuknya yang cantik membuat tanaman ini digemari. Tanaman hias satu ini biasa digantung pada area taman. Bunga Anggrek juga cocok digunakan pada taman vertikal karena perawatannya yang tak rumit dan mampu hidup hanya dengan menempel pada suatu permukaan.
8. Maranta leuconeura
Tanaman
hias ini punya nama lain prayer plant yang berasal dari daerah tropis
di Amerika Serikat. Tanaman ini diberi nama tersebut karena daunnya
terbuka ketika siang dan menggulung saat malam seperti tangan ketika
berdoa.
Usahakan agar tanaman hias maranta leuconeura mendapatkan
sinar matahari tidak langsung dari jendela. Selama masa tumbuh, jangan
lupa sering-sering menyirami tanaman ini.
Jangan biarkan tanah menjadi sangat kering. Namun, jika terlalu banyak air pun bisa mengubah daun tanamannya menguning.
9. Nephrolepis exaltata
Tanaman ini dikenal juga sebagai pakis salju. Hal yang menarik dari nephrolepis exaltata, yakni sangat mudah untuk dirawat dan dijaga.
Tanaman ini akan tumbuh bagus tempat yang lembap sehingga cocok ditempatkan untuk outdoor.
10. Spathiphyllum wallisii
Tanaman ini cukup lazim dikenal dan ada di banyak taman rumah secara vertical. Dikenal juga sebagai 'bunga lili perdamaian', spathiphyllum wallisii tidak memerlukan banyak perawatan.
Sangat mudahnya dipelihara karena dalam intensitas cahaya rendah, tanaman ini masih bisa bertahan hidup.
11. Dracaena
Tanaman ini masuk dalam daftar tanaman vertical garden majorly karena popularitasnya.
Alasan utama mengapa ia menjadi pilihan populer adalah karena warna daunnya.
Kamu dapat mengharapkan warna putih, kuning, merah, dan krim akan menyemarakkan dinding rumahmu berkat tanaman ini.
12. Begonia
Tanaman dengan bunga cantik, begonia, ternyata dapat tumbuh subur di taman vertikal, lo!
Tanaman ini hadir dalam ukuran dan bentuk bunga yang beragam, mulai dari bunga begonia yang berwarna putih, merah muda, atau merah.
Bunganya yang memiliki warna cerah juga dapat memberikan splash of color pada taman rumahmu.
13. Bromelia
Kebanyakan
bromeliad memiliki akar yang dangkal dan hanya membutuhkan sedikit
ruang untuk tumbuh. Ciri ini membuat bromelua menjadi tanaman vertical garden yang bisa jadi pilihan Moms.
Daunnya yang berwarna-warni dan bunga yang indah menjadi nilai tambah dari tanaman satu ini.
14. Puring
Pohon
puring adalah semak berwarna-warni dengan daun kasar berwarna-warni
pada siang hari. Dalam kondisi cahaya rendah, daun baru akan lebih kecil
dan kurang berpigmen.
Tanaman vertical garden ini sangat
cocok berada di daerah dengan kelembapan tinggi. Cara merawatnya juga
cukup mudah. Moms hanya perlu membiarkan permukaan tanah mengering
ketika selesai disiram ya. Sehingga pohon dapat menyerap air dengan
efektif.
15. Kuping gajah
Ciri khas yang di miliki oleh tanaman ini adalah daun yang berbentuk
hati dengan garis – garis atau urat daun berwarna putih ke perakan.
Kuping gajah sendiri terbagi menjadi dua jenis , kuping gajah jenis yang
lama mempunyai helai daun yang besar , sedangkan untuk varian yang
lebih baru dari kuping gajah helai daun nya lebih kecil .
16. Sirih merah
Sirih merah termasuk jenis tananan rambat. Cukup indah ditempelkan ke dinding pagar atau batang pohon lain.
17. Mandavilla
Mandavilla meruapakan salah satu tanaman rambat tahan panas yang
berbunga kuning, putih, merah muda, dan merah. Batangnya tidak selalu
mengikuti sulur jadi sesekali perlu ditali dengan rafia, jika ingin
tumbuhnya mengikuti alur pagar rumah. Para pemilik rumah kian banyak
menggunakan tanaman rambat ini karena kuat menahan serangan hama
serangga dan juga mudah tumbuh di iklim tropis.
Itulah 17 tanaman hias yang populer digunakan pada bidang vertikal atau vertical garden. Jika kamu memiliki ruang lebih, kamu bisa mengaplikasikan semuanya sehingga makin segar dan berwarna.