ZMedia Purwodadi

Penyebab Tanaman Mati Padahal Rajin Disiram ( dan Solusi Mengatasi nya )

Table of Contents
Melihat tanaman kesayangan layu dan mati padahal selalu disiram tentu bikin bingung. Banyak pemula mengira menyiram air adalah satu-satunya kebutuhan tanaman. Padahal, menyiram terlalu sering atau dengan cara yang salah justru menjadi pembunuh nomor satu tanaman hias.

Jika tanaman Anda tampak sekarat atau layu meskipun air selalu cukup, simak penyebab utama dan solusi pemulihannya berikut ini: 

A. Penyebab Utama & Cara Mengatasinya


1. Pembusukan Akar (Overwatering )
  • Penyebab: Air berlebih menutupi rongga udara di dalam tanah sehingga akar tidak bisa bernapas, membusuk, dan kehilangan kemampuan menyerap nutrisi.

  • Ciri-Ciri: Daun menguning secara menyeluruh, terasa lembek/pucat, dan media tanam berbau lunak/apek.

  • Solusi: Hentikan penyiraman. Keluarkan tanaman, potong akar yang berwarna kehitaman/lembek, lalu pindahkan ke media tanam yang baru yang poros ( berpasir/berarang )



2. Drainase Pot Tersumbat.
  • Penyebab: Air menyirami bagian atas tanah, tetapi menggenang di dasar pot karena lubang pembuangan tersumbat kotoran.

  • Ciri-Ciri: Air menggenang lama di permukaan pot dan pot berat saat diangkat.
  • Solusi: Bersihkan lubang bawah pot hingga bersih, sehingga air dapat mengalir dengan lancar.

3. Media Terlalu Padat.
  • Penyebab: Tanah yang terlalu padat membuat air tidak bisa meresap sampai ke akar bawah. 

  • Ciri-Ciri: Air mengalir keluar dari samping pot, sehingga air tidak sepenuhya mengalir sampai akar.
  • Solusi: Timbun tanah secara berkala, agar tidak terlalu padat.

4. Pemupukan/Kadar Garam Berlebih.
  • Penyebab: Air yang mengandung kaporit berlebih/pupuk yang terlalu banyak/berlebihan, menyebabkan akumulasi akar kebakar akibat garam/pupuk yang berlebih.
  • Ciri-Ciri: Daun layu, dan kering/tidak sehat.
  • Solusi: Kurangi pemukan berlebih, bilas menggunakan air bersih/air hujan yang mengalir.
Aturan Emas Menyiram Tanaman:
Gunakan metode tes jari. Masukkan jari tangan anda sedalam 2-3 cm ke dalam tanah. jika tanah masih terasa basah/lembap hentikan penyiraman. Siram kembali jika tanah sudah mengering.
Contoh: 1 hari sekali bisa pagi/sore saja.


Kesimpulan.
Menyiram tanaman memang penting, tetapi memenuhi kebutuhan nutrisi dan media tanam jauh lebih utama. Dengan memperhatikan sirkulasi air,udara, dan media tanam, sehingga tanaman anda lebih sehat dan terawat.

Ingin konsultasi tentang seputar perawatan tanaman hias/butuh media tanam yang berkualitas?

Hubungi atau kunjungi Sinox Nursery, untuk mendapatkan berbagai kebutuhan tanaman/juga bisa pembuatan taman hingga perawatan taman untuk kantor, hotel, perumahan, pabrik, villa, dan sewa tanaman.

Apakah tanaman anda dirumah kelihatan layu dan mati? Silahkan konsultasi melalui di bawah ini:

Ingin Membuat atau Memperindah Taman Dihalaman Rumah,Kantor,dan Pabrik Anda?

Kami siap membantu mulai dari desain, pengadaan tanaman, sampai perawatan.

Hubungi kami untuk konsultasi.Atau Kunjungi akun Medsos kami dan Jangan lupa Follow Yaa!!


📍 Alamat: Jl. Villa Siberia KM.1, Gunungpati – Semarang

📞 WA / Telepon: 0852-9237-7579

📸 Instagram: @sinoxnurery.offcial.


      Facebook : @sinoxnurery.offcial.


     TikTok      : @sinoxnurery.offcial.


Sinox Nursery – Spesialis Desain & Pembuatan Taman Rumah, Mall, Hotel, dan Pabrik Semarang.


Posting Komentar